PILIHANRAKYAT.ID, Malang-Raudlatul Athfal (RA) dan Kelompok Bermain (KB) Walisongo 1 Banyuanyar Tengah menggelar studi edukasi ke New Wisata Wendit dan Pintu Seribu, Kota Malang, Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta didik, guru pendamping, serta wali murid sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas.
Di New Wisata Wendit, anak-anak dikenalkan pada beragam jenis hewan. Mereka belajar mengenali cara hidup dan makanan hewan melalui pengamatan langsung. Metode pembelajaran kontekstual ini ditujukan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap makhluk hidup dan lingkungan sejak usia dini.
Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan ke kawasan wisata Pintu Seribu. Di lokasi ini, siswa diajak berinteraksi dengan alam terbuka sekaligus melatih keberanian, kemandirian, dan kebersamaan melalui aktivitas yang disesuaikan dengan usia mereka. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana rekreasi edukatif agar anak tidak jenuh belajar di dalam kelas.
Kepala RA Walisongo 1, Nur Haifa, mengatakan studi edukasi merupakan program pembelajaran tahunan lembaga. Menurut dia, pembelajaran di luar kelas penting untuk menunjang perkembangan anak usia dini.
“Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat dan merasakan langsung. Mereka bisa mengenal hewan, belajar mencintai alam, serta melatih sosial dan emosionalnya,” kata Nur Haifa.
Dukungan juga datang dari Ketua Yayasan Pendidikan Tarbiyatul Islam Walisongo, Ahmad Ubaidillah. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi yayasan dalam menghadirkan pendidikan holistik yang tidak semata berorientasi akademik.
“Kegiatan seperti ini penting untuk pembentukan karakter dan akhlak anak sejak dini,” ujarnya.
Ia berharap studi edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan perencanaan matang serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta didik.




