Puisi  

Sajak Sultan Musa, Rona Pesut Mahakam

RONA PESUT MAHAKAM

Seperti mimpi sederhana

melihatmu menguatkan senyuman

gerakanmu memadu kasih

bebas meliuk menautkan kasmaran

layaknya berbagi cerita

entah pada pertemuan keberapakah

kita—memudar gundah

pada riak yang belum pasti

atau melepas sedih

bersembunyi dalam kecipak

seperti memantik kembali

sesuluh pelukan hidup

pun menggambarkan ulang

sebuah sentuhan rasa

mengunci ingatan nyanyianmu

seruan riuh dalam tawa

diantara perahu-perahu

memintal kehangatan senja

adakalanya kau menjauh

dan kerap terasing

renyah tawamu perlahan pulang ke tepian

selayaknya aku terima

pada suatu waktu

beri aku karunia memanggilmu datang

sekibas senyum jumpa dan cerita

dalam rencana Tuhan selanjutnya

merambah doa kebaikan seorang pesungai

‘kelak kenanglah aku sebagai pencari teduh,

dan kau pun menangkap wajah langit’

-2023

 

KERSIK LUWAY : RAYUAN ANGGREK HITAM

di antara rimbun hutan dan

pedalaman yang sunyi

ada pasir putih membentang,

membawa pesan tanpa suara

lewat kepolosan hijau pupus

dan lidah bunga yang menari

ke pelupuk atap Kutai Barat —

tumbuh anggun bergaris hitam

rahasia alam yang tersembunyi

mekar di pelukan hujan

pedalaman yang tak mudah dilalui

tempat yang keras, tumbuh diam-diam

bercerita keteguhan hati

bicara dalam diam

layaknya bersemayam tak pernah tidur

malam bermusim hujan penuh makna

Baca juga  Hari Ini (Sajak Tan Hamzah)

dalam sunyi pasir pun bersaksi

berumpun jadi awal yang baru,

perjalanan akar tinggal

mencari denyut hutan

dan melepaskan aromamu

menarikan kesaksian umbi semu

yang pura-pura mati

tercium harum halus menyapa,

seakan mengisyaratkan:

‘jangan mati, meski hutan perawan lengang’

tak mematahkan harapanmu

meski terancam punah

hutan kerangas bersyukur—

di antara akar kusut dan lumut lembab

serta dibalik linu tengadah

memeluk butiran hujan,

didapatinya engkau tersenyum

dan melukis kelopak

seolah menepis kelam dari semak

di batas musim

mahkotamu bersyair

riuh berbahasa rindu,

walau tak lama

dan manusia pun mendengar—

diam-diam tersentuh

berwangi kalam

terjaga dalam mahkota

hingga manusia pun tersenyum

rayuanmu lembut menusuk

menyapa hati lewat ranum

pertanyaan dari hening misteri

bersama rindu yang tak lekang

menemukanmu dalam keheningan

ibarat cerita lama tersimpan rapat pada alam

tentang tinggal dan menjaga,

tetap memukau ada kebaikan

tentang cinta dan penjagaan,

merebak rindu akan tetap milikmu

kau tak pernah meminta banyak,

hanya ruang untuk hidup

membawa harap agar tetap tinggal

rahasia yang tak dilupakan

akhirnya, kau punya doa :

kau panjatkan tanpa suara

sembari menghapus jarak waktu

melawan layu tanpa jemu

melawan layu dengan setia

Baca juga  Ibu Hutan

di pangkuan Semenanjung tua,

kau pun berjumpa—

surga tersembunyi yang dilindungi

tanpa harus terbelenggu

mengendap tumbuh makin dalam

dari gelap yang tak berpintu

agar tak menghilang begitu saja

(terancam punah)

-2025

Note : Anggrek hitam (Coelogyne pandurata) merupakan flora endemik langka di Cagar Alam Kersik Luway, Kalimantan Timur

 

DANAU SEMAYANG : SEARAH PULANG ETAM

kujelajahi senandung lembayungmu

ditemaram langit memberi arti

riak, gubang dan warna kecokelatan

ada banyak cerita di danau ini

dalam rona kedalaman yang tak berubah

terhampar dalam naungan cekungan

aroma jukut mengembalikan ingatan

serupa jejak etam mudik

danau telah membelah dadaku

arusnya mengantarkan haruan menganga

pada garis riak pepuyu bergerak

kadang pula baung terbaring tenang

pada dirimu,

kapal – kapal merangkai niat

menyapa arah cahaya yang tersisa

akan tetap ingat pulang

dari daratan yang luas

tak pernah membuatmu sendiri

merangkum gemuruh tetap kucandui

melapangkan jalan jiwa – jiwa yang menggengammu

panjang umur tak menggerukmu ke dasar

rumah bagi ikan – ikan yang memikat

meski kemarau bertamu

jalan karunia itu berair

aku tak membuak – buak

yang mampu menguntai pukat rusak

ijinkan aku menilik keindahan

mengunci ingatan pelukanmu disini

‘sampai bersua kembali ‘

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *