Patungan Beli Kapal Selam, Masjid Jogokariyan Lakukan Aksi Galang Dana.

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pengurus Masjid Jogokariyan mampu menghimpun dana sebesar Rp 300 juta dalam sehari untuk donasi pembelian kapal selam pengganti KRI Nanggala-402. Penggalangan donasi diumumkan lewat unggahan di akun Instagram @Masjidjogikariyan.

“Setelah KRI Nanggala 402 beserta seluruh awaknya yang gugur syahid menjalani ‘Eternal Patrol’, mari kita seluruh rakyat Indonesia, bahu-membahu mengulurkan tangan dan sumbangsih membangun kekuatan armada laut kita agar kembali berjaya,” demikian pernyataan di akun @masjidjogokariyan, Selasa (27/4).

Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir mengatakan, pada Senin (26/4/2021) lalu pihaknya telah membuat rekening khusus untuk menggalang donasi.  

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam donasi itu, Masjid Jogokariyan mencantumkan nomor rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 7202002298 atas nama Masjid Jogokariyan. Selain itu, juga dicantumkan nomor Whatsapp 081311351136 untuk konfirmasi donasi

Baca juga  Rakornas ASPEKSINDO Membahas Ekonomi Masyarakat Pesisir

Melalui rekening itu, sebelumnya Masjid Jogokariyan sempat menyalurkan uang tunai sebesar Rp. 21 juta kepada perwakilan Lanal Yogyakarta.

Hingga saat ini, proses penggalangan dana masih berlanjut hingga satu bulan lamanya.

“Pagi kemarin kita publish nomor rekening masjid, pagi ini sudah tembus di atas Rp 300 juta dalam sehari,” jelas Jazir saat dihubungi, Selasa (27/4 2021) pagi.

Baca juga  Rakornas ASPEKSINDO Membahas Ekonomi Masyarakat Pesisir

Terkait hal ini, pihak Masjid Jogokariyan menargetkan untuk menghimpun dana seharga satu unit kapal selam baru.

Baca juga  Mabuk Allah (trance) Sebagai Peristiwa Seni

Menurut sepengetahuannya, PT Penataran Angkatan Laut (PAL) pernah memproduksi kapal selam seharga Rp. 1,7 triliun.

Sebelumnya, satu dari lima kapal selam milik TNI AL, KRI Nanggala 402 hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali. Setelah tiga hari dilakukan pencarian, kapal terdeteksi berada di kedalaman 838 meter dan disebut terbelah hingga tiga bagian.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, KRI Nanggala-402 dipastikan tenggelam dan seluruh awak kapal yang berjumlah 53 orang dinyatakan gugur.

Usai KRI Nanggala-402 tenggelam, kini Indonesia hanya memiliki 4 kapal selam untuk menjaga wilayah perairannya. Salah satu dari 4 kapal selam yang ada pun masih belum bisa beroperasi.

(RED/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

DPD KNTI Tanjungbalai sesalkan Tidak Semua Nelayan Tradisional Mendapatkan Asuransi Nelayan

PILIHANRAKYAT.ID, Sumatera Utara-Senin Tanggal 4 Oktober PLT Walikota memimpin Apel pagi sekaligus pemberian asuransi ramayana untuk nelayan...

BEM PTAI : Tidak Masuk Akal TNI Disusupi PKI, Masyarakat Sudah Cerdas

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia (BEM PTAI) bersilaturahmi dengan Panglima Kostrad Letjen...

Kiai Said: Kekayaan Simbol dan Kultural NU Intrumen Gerakan Revolusi Mental

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...