Tol Paspro Probolinggo Barat–Timur Ditutup hingga 22 Oktober, Ada Uji Coba F-16

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol (TJPJT) mengalihkan lalu lintas sementara di ruas Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Jawa Timur, mulai Senin, 19 Oktober 2026. Pengalihan berlaku di antara Gerbang Tol (GT) Probolinggo Barat KM 829+000 dan GT Probolinggo Timur KM 841+200 hingga Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 18.00 WIB.

Penutupan sementara tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan pertahanan negara. Ruas tol itu akan digunakan untuk uji coba take off dan landing pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara sebagai bagian dari pengujian landasan darurat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, uji coba dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di ruas KM 834+000 hingga KM 837+500. Jalan tol baru dapat kembali dilalui setelah rangkaian uji coba selesai dan kondisi dinyatakan aman bagi pengguna jalan.

Baca juga  AIIB Komitmen Guyur Dana Rp303 Triliun untuk Proyek Nasional, Menkeu Purbaya Sebut Sinyal Kepercayaan Global

Manager Operasi dan Konstruksi TJPJT Ahmad Ardi Santoso mengatakan perusahaan berupaya agar ruas tersebut segera kembali beroperasi dengan aman dan lancar. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pengalihan sementara ini berlangsung,” ujarnya pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Selama penutupan, sejumlah segmen Tol Paspro lainnya tetap beroperasi normal. Ruas Grati hingga GT Probolinggo Barat serta GT Probolinggo Timur hingga GT Gending masih dapat dilalui pengguna jalan.

Pengguna tol dari arah Surabaya dapat keluar melalui GT Probolinggo Barat, melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri Kota Probolinggo, kemudian masuk kembali ke jalan tol melalui GT Probolinggo Timur. Sebaliknya, pengguna dari arah Banyuwangi dapat keluar melalui GT Probolinggo Timur dan kembali masuk melalui GT Probolinggo Barat setelah melewati jalan arteri kota.

Baca juga  Tak Terima Ibunya Dibully, Anak Barbie Kumalasari Ngaku Tak Suka Nikita Mirzani

TJPJT mengimbau pengguna jalan merencanakan perjalanan lebih awal dan memperhitungkan tambahan waktu tempuh akibat pengalihan tersebut. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan laik jalan dan saldo uang elektronik mencukupi.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TJPJT terhadap pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan pertahanan negara bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, Pemerintah Kota dan Kabupaten Probolinggo, serta kepolisian setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *