PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Akses penghubung antara Desa Tiris dan Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, kembali normal setelah Jembatan Merah Putih Presisi diresmikan pada Selasa, 28 April 2026. Jembatan tersebut sebelumnya rusak dan sempat putus akibat banjir.
Peresmian dilakukan Kepala Kepolisian Resor Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif di Desa Andungsari. Dengan beroperasinya kembali jembatan itu, jalur vital yang menghubungkan dua desa kini dapat kembali dilalui masyarakat.
Wahyudin mengatakan keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas warga, terutama untuk mobilitas harian dan distribusi hasil perekonomian masyarakat setempat.
“Jembatan ini memiliki peran vital sebagai penghubung antar desa, khususnya Desa Tiris dan Desa Andungsari, yang sebelumnya terhambat akibat kerusakan infrastruktur karena bencana alam,” kata Wahyudin, Rabu, 29 April 2026.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses revitalisasi jembatan. Menurut dia, pembangunan kembali infrastruktur tersebut merupakan hasil kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Wahyudin juga mengajak warga menjaga fasilitas umum yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Keberlangsungan manfaat jembatan sangat bergantung pada kesadaran bersama dalam memelihara infrastruktur ini,” ujarnya.
Acara peresmian dihadiri pejabat utama Polres Probolinggo, unsur Muspika Kecamatan Tiris, kepala desa, serta tokoh masyarakat. Keberadaan kembali Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan mendorong kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah setempat.




