Kecelakaan Maut Rombongan Gus Hilman di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kecelakaan maut melibatkan rombongan anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufida terjadi di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) KM 834, Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Sabtu sore, 23 Mei 2026. Dua orang staf pendamping dalam rombongan itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban tewas diketahui bernama Alex Anwaruh, 25 tahun, dan Adinda Najwa, 26 tahun. Keduanya mengalami luka fatal setelah sisi kiri mobil Toyota Innova yang mereka tumpangi ringsek parah akibat benturan keras.

Sementara itu, sopir kendaraan bernama Mahrus Ali, 36 tahun, mengalami patah kaki kanan dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Ar Rozy, Kota Probolinggo. Adapun Gus Hilman dilaporkan selamat dari insiden tersebut.

Baca juga  "Semangat Malam 17 Agustusan, Sukarman; Tlogolelo Menyambutnya Dengan Mendekatkan Diri Kepada Tuhan"

Tenaga Ahli DPR RI Muhammad Hilman Mufida, Hasanudin, mengatakan rombongan berangkat sejak dini hari untuk menghadiri seminar di Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Kabupaten Probolinggo. Setelah kegiatan selesai, rombongan sempat beristirahat sebelum melanjutkan agenda berikutnya di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

“Kami berangkat jam 5 pagi untuk kegiatan seminar di UNUJA. Setelah itu sempat istirahat di rumah saya di Paiton sekitar satu jam karena masih ada agenda roadshow di Kejayan,” kata Hasanudin.

Usai menyelesaikan agenda di Kejayan, rombongan bertolak menuju bandara sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, sekitar pukul 15.14 WIB, mobil Toyota Innova bernomor polisi N-1297-NB yang melaju dari arah timur ke barat diduga hilang kendali saat berada di KM 834 Tol Paspro.

Baca juga  Khofifah Apresiasi Tiga Penghargaan Jatim di UB Halal Metric Award 2026

Mobil tersebut kemudian bergerak ke sisi kiri jalan dan menabrak bagian belakang kanan dump truck bernopol W-8439-UK yang berada di depannya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahardian, mengatakan dugaan sementara kecelakaan dipicu kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi.

“Diduga pengemudi kurang konsentrasi atau mengantuk sehingga kendaraan bergerak ke kiri lalu menabrak dump truck di depannya,” ujar Taufik.

Benturan keras membuat bagian depan hingga sisi kiri mobil mengalami kerusakan berat. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *