PILIHANRAKYAT.ID, Situbondo-Suasana haru mewarnai Wisuda Angkatan VI Ma’had Aly Nurul Qodim yang berlangsung di Ballroom Utama Raya, Kabupaten Situbondo, Senin (29/6/2026). Sebanyak 49 santri resmi menyelesaikan masa pendidikan mereka, membawa harapan untuk melanjutkan perjuangan ilmu di tengah masyarakat.
Di hadapan para wisudawan, Ketua Yayasan Nurul Qodim, Nun Hafidzul Hakiem Nour atau yang akrab disapa Nun Hafid, menyampaikan pesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan diwujudkan dalam bentuk pengabdian.
Menurut Nun Hafid, lulusan Ma’had Aly tidak hanya dituntut memahami ilmu agama secara mendalam, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Lulusan Ma’had Aly diharapkan tidak hanya memahami Al-Qur’an dan ilmu agama secara mendalam, tetapi juga menjadi lentera di tengah masyarakat masing-masing,” ujar Nun Hafid.
Ia mengatakan, perjalanan para santri setelah wisuda merupakan fase baru untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari. Tradisi keilmuan pesantren, kata dia, harus terus dijaga melalui sikap rendah hati, semangat belajar, dan kepedulian terhadap umat.
Nun Hafid juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti menimba ilmu setelah menyelesaikan pendidikan di Ma’had Aly.
“Teruslah berjuang dan meneruskan perjuangan para sesepuh untuk berkhidmat kepada umat,” katanya.
Ia berharap para alumni mampu mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, dakwah, hingga pengabdian sosial, dengan tetap membawa nilai-nilai yang ditanamkan selama berada di lingkungan pesantren.
Ketua Panitia Wisuda, Faiz AY. Naib, menambahkan bahwa lulusan Ma’had Aly Nurul Qodim tidak hanya dipersiapkan untuk mengajar di mushala atau lembaga pendidikan keagamaan. Menurut dia, para alumni juga memiliki peluang untuk berkiprah di bidang profesional.
Ia menyebutkan, tiga lulusan Ma’had Aly Nurul Qodim telah diterima mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Wisuda Angkatan VI Ma’had Aly Nurul Qodim menjadi bagian dari perjalanan lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak generasi yang tidak hanya kuat dalam pemahaman agama, tetapi juga siap hadir dan mengabdi di tengah masyarakat.




