PILIHANRAKYAT.ID, Nganjuk-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendekatkan akses pangan kepada masyarakat.
“Harapannya ini adalah penetrasi pengendalian inflasi,” kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Nganjuk, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Menurut Khofifah, pasar murah digelar di lokasi yang dekat dengan permukiman, terutama kawasan yang relatif jauh dari pasar tradisional. Pemerintah, kata dia, tidak hanya berupaya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan kebutuhan pokok mudah dijangkau masyarakat.
Pemprov Jatim, dia melanjutkan, akan terus menggelar pasar murah hingga akhir 2026 di daerah yang membutuhkan intervensi. “Pasar murah ini unlimited, sampai akhir tahun terus kita gelar, nanti ganti tahun kita mulai lagi,” ujar Khofifah.
Dalam pasar murah di Nganjuk, beras premium dijual Rp14 ribu per kilogram dan beras medium Rp11 ribu. Minyak goreng dibanderol Rp13 ribu per liter, telur ayam ras Rp20 ribu per kemasan, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, dan gula pasir Rp14 ribu per kilogram.
Sejumlah komoditas lain juga dijual dengan harga terjangkau. Bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp6 ribu per 250 gram, cabai Rp5 ribu per 200 gram, serta daging ayam ras Rp30 ribu per kemasan.
Khofifah mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, pelaku usaha, distributor, serta masyarakat. Pemerintah, kata dia, akan terus menentukan titik pasar murah berdasarkan kebutuhan intervensi di lapangan.
Selain harga, Pemprov Jatim memantau ketersediaan dan distribusi bahan pangan, termasuk MinyaKita. Pemantauan dilakukan setelah pasokan minyak goreng tersebut sempat berkurang di sejumlah wilayah.
Di sela kegiatan pasar murah, Khofifah bersama Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro membagikan lebih dari 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat sekitar Lapangan Kramat dan siswa SMKN 2 Nganjuk. Mereka juga mengajak masyarakat mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu nasional sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.




