Megawati, Hak Kekayaan Intelektual di Rakernas Dekranas

Mega Menghadiri Rakernas Dekranas (foto: dok. Kemhan)
Mega Menghadiri Rakernas Dekranas (foto: dok. Kemhan)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Tahun ini, Kementerian Pertahanan RI, lagi-lagi menjadi tuan rumah dalam agenda Rapat Kerja Nasional Dewan Kerajinan Nasional(Rakernas Dekranas).

Agenda rapat tersebut diadakan di Gedung A.H. Nasution (10/9). Dalam Agenda ini Prresiden ke-5 Megawati Soekarno Putri memberikan pencerahan mengenai “Hak Kekayaan Intelektual”

Menhan RI Ryamizard Ryacudu selaku tuan rumah berkesempatan menyambut Ketua Umum Dekranas yang juga Ibu Kerajinan Nasional Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri.

Tema yang diangkat yaitu, “Bekerja dengan Hati untuk Memajukan Kerajinan Indonesia“ mengandung makna yaitu bertekad, bekerja keras, ikhlas tanpa pamrih untuk memajukan produk kerajinan guna memenangkan persaingan di pasar global.

Kerajinan tumbuh sangat bervariasi dari skala mikro kecil sampai skala menengah dengan berbagai kendala yang ada seperti pemasaran, permodalan dan teknik produksi. Beberapa produk sudah berhasil menembus pasar ekspor namun persaingan di pasar global semakin ketat.

Baca juga  Sejarah Sumpah Pemuda Tak Selesai diteriakan, JK; Harus Kerja Nyata

Untuk itu diperlukan upaya nyata untuk mendorong pengrajin agar dapat bersaing di pasar global. Peran Dekranas dan Dekranasda sangat diperlukan terutama dalam penigkatan kompetensi sumber daya manusia perajin serta progam pembinaan yang tepat sehingga pada gilirannya dapat menghasilkan produk kerajianan yang kreatif, berkualitas berbasis tradisi dan warisan budaya yang menguasai pasar dalam negeri dan internasional.

Ketua Umum Dekranas Ibu Mufidah JK dalam pengantarnya mengatakan bahwa Dekranas merupakan lembaga mitra pemerintah khususnya dalam membina dan mengembangkan produk kerajinan yang bernilai budaya menjadi produk bernilai ekonomi, yang dapat mengangkat harkat dan martabat perajin Indonesia. Hasil Perajin saat ini telah menjadi salah satu penyumbang perekonomian dari sektor ekonomi kreatif, fashion dan kuliner.

Ketua Umum Dekranas mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kemampuan sumber daya, kreatifitas dan teknologi untuk memenuhi selera pasar yang diminati dan memiliki daya saing di pasar nasional dan global. Semoga pencerahan yang diberikan nara sumber dalam Dekranas dapat dijadikan bekal bagi Dekranas dan Dekranasda untuk memaksimalkan produk kerajinan.

Baca juga  Ridwan Kamil; Kita Jadikan Jabar Provinsi Paling Tabayun

Sementara itu Presiden ke-5 Megawati saat memberikan pencerahan kepada peserta Dekranas mengenai “Hak Kekayaan Intelektual”menjelaskan akan pentingnya hak paten masuk dalam sebuah ilmu yaitu hak kekayaan intelektual. Pada prinsipnya hak paten akan bisa dilakukan secara lokal dan internasional. Sebaiknya produk-produk dipatenkan dari hulu ke hilir untuk menghindari pemalsuan produk.

Untuk itu perlu adanya kerjasama dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM dengan harapan dapat menggerakkan para pengrajin mengingat pesaing terberat Indonesia saat ini dalam masalah HAKI adalah Thailand, Vietnam dan Myanmar. (Cipto/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *