PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Jawa Timur masih berada dalam cengkeraman musim kemarau pada Jumat, 28 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jatim cenderung cerah berawan. Namun, masyarakat pesisir perlu mewaspadai gelombang laut yang dapat mencapai 4 meter.
Dalam prakiraan BMKG untuk periode 27 Agustus hingga 2 September 2026, kondisi kering semakin meluas seiring puncak musim kemarau. Meski demikian, hujan lokal masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Untuk wilayah Jawa Timur, angin pada Jumat diprakirakan dominan dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 5–18 knot. Kondisi cuaca secara umum cerah berawan di sebagian besar wilayah prakiraan.
Kondisi berbeda perlu diperhatikan di wilayah perairan selatan Jatim. BMKG menetapkan peringatan gelombang tinggi untuk enam perairan, yakni Jember, Blitar, Malang, Lumajang, Tulungagung, dan Banyuwangi. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5–4 meter.
Sementara itu, gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Bawean bagian utara, Masalembo, Pacitan, dan Trenggalek. Peringatan tersebut berlaku mulai 28 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 31 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.
Di Laut Jawa bagian timur, BMKG memprakirakan kondisi berawan hingga berawan tebal pada sejumlah waktu sepanjang 28 Agustus. Gelombang berada pada kisaran 1,5 meter dengan angin sekitar 15 knot.
BMKG juga mencatat kondisi kering yang dipengaruhi oleh fenomena El Niño sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi tersebut mendukung berkurangnya pasokan uap air dan membuat sebagian besar wilayah Indonesia lebih kering.
Kondisi kemarau itu membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. BMKG juga mengingatkan bahwa hujan lokal tetap dapat terjadi meski secara umum kondisi atmosfer cenderung kering.
Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna jasa pelayaran, disarankan memantau informasi cuaca dan gelombang terbaru dari BMKG sebelum beraktivitas di laut.




