PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Jawa Timur menghadapi potensi angin kencang pada Kamis, 10 September 2026. Peringatan serupa berlaku hingga Sabtu, 12 September.
Dalam prospek cuaca ekstrem tiga harian BMKG, Jawa Timur masuk daftar wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang pada 10, 11, dan 12 September.
Secara umum, cuaca di wilayah Jawa Timur dipengaruhi angin timuran. Untuk wilayah perairan, BMKG memperkirakan angin bertiup dengan kecepatan 5–30 knot, dengan kondisi cuaca cenderung cerah berawan.
Potensi angin kencang perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Kondisi angin juga dapat mempengaruhi aktivitas pelayaran dan penyeberangan di sejumlah wilayah perairan Jawa Timur.
BMKG menetapkan peringatan gelombang tinggi 2,5–4 meter di delapan wilayah perairan Jawa Timur. Wilayah tersebut meliputi perairan Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, dan Pacitan. Peringatan berlaku mulai 10 hingga 13 September 2026.
Kondisi lebih tinggi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Prakiraan BMKG menunjukkan gelombang mencapai sekitar 3,1–3,4 meter pada Kamis dengan angin dari arah tenggara hingga timur dan hembusan yang dapat mencapai sekitar 20 knot.
Di perairan Situbondo bagian timur, misalnya, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Angin dari tenggara dan timur dapat mengalami hembusan hingga sekitar 29 knot pada siang hari, sedangkan tinggi gelombang diperkirakan sekitar 0,8–1 meter.
BMKG mengimbau masyarakat memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang. Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut juga diminta mencermati peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan BMKG.




