PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Probolinggo menggelar konsolidasi awal kepengurusan, Jumat, 4 September 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo.
Konsolidasi ini menjadi langkah awal KNPI Kabupaten Probolinggo setelah Mohammad Safi’i terpilih sebagai ketua dalam musyawarah yang digelar pada 31 Juli 2026.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda awal, termasuk penyusunan struktur kepengurusan, penguatan komunikasi dengan organisasi kepemudaan, serta penyusunan program kerja yang akan menjadi prioritas KNPI ke depan.
Mohammad Safi’i mengatakan konsolidasi diperlukan untuk menyatukan visi pengurus sekaligus memastikan KNPI dapat menjalankan perannya sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan di Kabupaten Probolinggo.
“Hari ini kami melakukan konsolidasi awal untuk menyatukan langkah setelah proses pemilihan ketua. Kami ingin kepengurusan ke depan tidak hanya lengkap secara struktur, tetapi juga mampu bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi pemuda Kabupaten Probolinggo,” kata Safi’i.
Menurut dia, KNPI tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Organisasi tersebut harus mampu menjadi ruang komunikasi bagi berbagai organisasi kepemudaan dan mendorong lahirnya gagasan yang relevan dengan kebutuhan anak muda.
“Kami ingin KNPI menjadi rumah bersama bagi pemuda. Perbedaan latar belakang organisasi jangan menjadi penghalang untuk bekerja sama. Justru keberagaman itu harus menjadi kekuatan,” ujarnya.
Safi’i juga mengatakan pihaknya akan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa KNPI lebih dekat dengan persoalan yang dihadapi generasi muda, mulai dari pengembangan kapasitas, kewirausahaan, kreativitas, hingga keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah.
“Kita ingin pemuda bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi ikut menjadi subjek. Karena itu, KNPI harus mampu membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkreasi, berkolaborasi, dan menyampaikan gagasan,” kata Safi’i.
Konsolidasi awal tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk menyusun langkah organisasi setelah Safi’i terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Probolinggo pada 31 Juli 2026.
Safi’i menegaskan pekerjaan setelah terpilih justru baru dimulai. Karena itu, ia meminta seluruh elemen kepemudaan menjaga kebersamaan dan mengedepankan kepentingan pemuda Kabupaten Probolinggo.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kita bekerja. Setelah pemilihan selesai, tidak ada lagi sekat. Mari kita bersama-sama membangun KNPI dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pemuda,” tuturnya.




