Daerah  

PKK Probolinggo dan Sasa Kampanyekan Pangan Lokal Bergizi

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Pemerintah Kabupaten Probolinggo mendorong pemanfaatan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Upaya itu dilakukan melalui lomba kreasi menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbahan ikan yang digelar Tim Penggerak PKK bersama PT Sasa Inti Gending di Alun-alun Kraksaan, Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026 tersebut mengusung tema “Ikan Lokal, Protein Berkualitas, Keluarga SAE”. Lomba ini melibatkan TP PKK kecamatan dan sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan pemenuhan kebutuhan pangan menjadi fondasi bagi kesehatan keluarga, kekuatan masyarakat, dan stabilitas daerah. Karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama menjaga ketersediaan serta keterjangkauan pangan.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan keluarga. Ketika kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan baik, masyarakat akan merasa tenang dan tenteram,” kata Haris.

Menurut dia, ketahanan pangan tidak cukup diukur dari ketersediaan bahan makanan. Kemampuan masyarakat membeli dan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari juga perlu mendapat perhatian, terutama di tengah tantangan ekonomi.

Baca juga  Gowes Ansor Probolinggo, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kepedulian Lingkungan

Haris mencontohkan operasi pasar yang dilakukan pemerintah daerah bersama Perum Bulog dan pihak terkait untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok. Langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli sekaligus memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.

“Kita ingin memastikan dapur-dapur masyarakat tetap mengepul dengan baik. Sebab, dari dapur yang hangat itulah keluarga bisa tumbuh sehat dan masyarakat menjadi kuat,” ujarnya.

Haris mengapresiasi kolaborasi TP PKK dan PT Sasa Inti Gending dalam mengedukasi masyarakat melalui lomba memasak. Dia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang pengolahan makanan bergizi dan pemanfaatan bahan pangan lokal.

Menurut Haris, PKK memiliki posisi strategis dalam membangun kebiasaan hidup sehat karena bersentuhan langsung dengan kehidupan keluarga. Edukasi mengenai pemenuhan gizi perlu diperluas agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia juga menyinggung pentingnya informasi yang benar mengenai penggunaan bahan tambahan pangan, termasuk monosodium glutamat (MSG). Masyarakat perlu memahami penggunaannya secara tepat sesuai ketentuan agar tidak terjebak dalam kesalahpahaman.

Baca juga  Prabowo Bahas Isu Strategis Nasional di Hambalang, Soroti Aspirasi Buruh dan Peran Kampus

Sementara itu, General Manager PT Sasa Inti Gending, Setio Adi Susanto, mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi pangan lokal, mengurangi pemborosan makanan, serta menjaga kelestarian lingkungan dan lahan pertanian.

Setio mengatakan keterlibatan industri pangan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan produk lokal.

Menurut dia, membiasakan konsumsi pangan yang dihasilkan petani tidak hanya membantu memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap hasil kerja mereka. Masyarakat juga perlu mengurangi kebiasaan membuang makanan agar sumber daya pangan dapat dimanfaatkan secara bijak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Ugas Irwanto, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan camat, serta Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Marisa Juwitasari Moh. Haris. Hadir pula Ketua Gabungan Organisasi Wanita Umi Haniah Fahmi AHZ dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Rita Erik Ugas Irwanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *