PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Banjir yang ada di Jakarta sudah meluas. Bahkan, di daerah kawasan Monas saja juga bisa dimasukin air, (Banjir). Pasalnya, air yang melanda dikawasan monas itu mencapai 20-25 centimeter dan di pintu masuknya monas. Itu kuasa yang maha kuasa (Allah).
Banjir yang melanda Monas itu pada Jumat siang 24 Januari 2020. Sejumlah netizen menuding proyek revitalisasi yang mengakibatkan 190 pohon ditumbangkan sebagai penyebabnya. Itu sebabnya, kenapa daerah Monas juga terkena banjir.
Banjir di kawasan Monas disebut terjadi pada pukul 11.20 WIB tadi. Akun instagram @dishubdkijakarta menyebut ketinggian air mencapai 20-25 centimeter di Jalan Medan Merdeka Barat, pintu masuk Monas.
“Jalan Medan Merdeka Barat, pintu masuk monas, ketinggian air 20-25cm. #dishubdkijakarta,” tulis @dishubdkijakarta dalam keterangan foto yang mereka unggah.
Akun twitter @TMC Polda Metro Jaya pun mengunggah video banjir di Monas pada pukul 12:48 WIB. Sementara Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat menyatakan bahwa air genangan tersebut telah surut pada pukul 13.00 WIB.
Banjirnya kawasan Monas itu pun menjadi perbincangan hangat netizen. Sebagian tampak menyalahkan proyek revitalisasi Monas yang kini tengah menjadi sorotan. “Makanya dicabut aja pohonnya semua pk @aniesbaswedan, nanggung,” tulis akun @imloveddearly.
Bahkan, perbincangan Netizen itu sampai meminta Anies untuk mengembalikan pohon yang sudah di tebang. “Yth Pak Anies mohon kembalikan 190 pohon yang ditebang minggu lalu. Banjir Pernah Melanda Monas 122 tahun lalu thn 1897 sebelum pak Anies lahir,” cuit akun @translatorbali.
Proyek revitalisasi Monas tengah jadi sorotan publik lantaran mengorbankan 190 pohon di bagian selatan kawasan tersebut. Apalagi, Komisi D DPRD DKI kemudian menemukan berbagai kejanggalan seperti molornya waktu pengerjaan proyek hingga belum dikantonginya izin dari Kementerian Sekretaris Negara untuk proyek tersebut. Belakangan mencuat kabar soal kontraktor proyek yang diragukan kapasitasnya karena tak memiliki alamat kantor yang jelas.
(Rifa’i/PR.ID)




