Jokowi Mengfinalisasi Otorita Ibu Kota

Ahirnya! Jokowi Menjelaskan Tujuan Perpindahan Ibu Kota Baru, (Foto: Istimewa)
Ahirnya! Jokowi Menjelaskan Tujuan Perpindahan Ibu Kota Baru, (Foto: Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID,Jakarta-Yang menjadi otorita untuk sekarang terkait Ibu kota baru masih dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. Akan tetapi semua itu akan difinalisasikan oleh Jokowi. Pasalnya, yang akan menjadi pemimpin otorita selevel menteri.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Badan Otorita Ibu Kota Baru bakal dipimpin oleh pejabat selevel menteri. Pembentukan badan tersebut saat ini masih difinalisasi oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

“Presiden sedang finalisasi siapa menteri untuk Badan Otorita Ibu Kota Negara tersebut,” ujar Luhut dalam diskusi bertajuk ‘Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara’ di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020.

Baca juga  KPU Sumenep Umumkan 270 Nama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang Lolos Seleksi Pemilihan Umum 2024  

Luhut mengatakan, Jokowi akan segera menerbitkan Peratutan Presiden yang memayungi pembentukan badan otorita tersebut. Badan otorita nantinya akan menjadi pelaksana pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur beserta pemindahannya.

Beberapa waktu lalu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan struktur Badan Otorita Ibu Kota Baru sudah selesai dibuat. Badan ini hanya tinggal menunggu tanda tangan Presiden untuk disahkan.

Baca juga  Presiden Jokowi Tidak Komitmen Untuk Ngawal Kasus Novel Baswedan, PKS; Kapolri Harus Pekka

“Itu tinggal ditandatangani saja. Kalau kepala badan otoritanya belum. Kan kalau dibentuk badan otoritanya, kepala badan nanti dulu,” katanya pada Januari lalu.

Suharso menyebut badan ini menyerupai badan rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh dulu. Artinya, semua kementerian bisa dilibatkan dan ada di sana. Selain itu, badan ini akan berakhir bersamaan dengan terbentuknya pemerintahan, yang bentuknya masih dibahas pemerintah, di lokasi ibu kota baru itu. (Rifa’i/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *