Gorontalo Warnai Sumpah Pemuda dengan Busana Adat Nusantara

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, GORONTAlO – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Ippot, Tapa, Bone Bolango, Gorontalo, Senin (28/10/2019) kemaren, di warnai dengan gemerlap seluruh busana adat Nusantara.

Peserta upacara tampak begitu elok dipandang saat mengenakan baju adat tersebut. Matahari mulai menyingsing, sebelum mereka mengikuti upacara, mereka foto bareng dan berkelompok mewarnai pagi.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk tingkat Kabupaten Bone Bolango.

Pelaksanaan upacara kali ini terbilang unik dan menarik, karena seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga  Rakyat Mendukung Jokowi, Ridwan Kamil; Sejahterakan Rakyat Terlebih Dahulu

Hamim Pou dan Wakapolres Hery Van Gobel mengenakan pakaian adat Gorontalo, yakni Biliu.

Sementara itu, Wakil Bupati Kilat Wartabone, Ketua DPRD Halid Tangahu dan Kepala Kejaksaan Negeri Daniel Martua Hutagalung, dan Pabung Kodim 1304 Gorontalo Abdul Fatah kompak mengenakan pakaian adat Gorontalo, yakni Takowa.

“Pada upacara Hari Sumpah Pemuda kali ini, kami kompak menggunakan pakaian adat mulai dari pakaian adat Gorontalo, Padang, Aceh, Bugis, Lombok, Bali, Jawa, Bengkulu, Jogya, Riau, Sulbar, Bali, Batak, Sumatera, Nusa Tenggara Timur hingga Papua,” ucap Hamim Pou.

Baca juga  Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Bondowoso Perketat Keamanan
Baca juga  Rakyat Mendukung Jokowi, Ridwan Kamil; Sejahterakan Rakyat Terlebih Dahulu

Bagi Hamim, hal ini sengaja dilakukan guna memberikan nuansa yang berbeda dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan ini termasuk untuk mencerminkan kekayaan dan keberagaman suku bangsa di Tanah Air.

“Begini lah peringatan Hari Sumpah Pemuda ala kami di Bone Bolango. Kami mencoba untuk berubah, tidak boleh kaku, tidak boleh selalu yang biasa,” terang Hamim saat ditemui wartawan sesuai acara.

Menurut Hamim, penggunaan pakaian adat ini membuktikan bahwa semua menyadari Indonesia adalah negara multi kultural, multi agama, multi bahasa, dan multi entis.

Namun, keberagaman itu malah menjadi kekuatan untuk bersatu membangun Bone Bolango, membangun Provinsi Gorontalo dan membangun Indonesia.

”Selamat Hari Sumpah Pemuda,” tegas Hamim. (Anwar/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Pratikno, Resmi Ganti Nama Tol Jakarta Cikampek II Menjadi MBZ

PILIHANRAKYAT.ID. Jakarta-Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) resmi berganti nama menjadi jalan tol layang Mohamed Bin Zayed, pada...

PSTI DIY Gelar Rakerda, LTAD Jadi Fokus Garapan

PILIHANRAKYAT.ID, Jogja – Pengurus Daerah Persatuan Sepaktakraw Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2021- 2025 terus bergerak. Setelah...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

250 Juta Harga Jabatan di Kudus

PILIHANRAKYAT.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya telah menangkap Bupati Kudus, Muhammad Tamzil terkait kasus “jual-beli Jabatan” terus menelusuri dan memeriksa sekda dan...