PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ahirnya juga menemukan ketua KPK yang baru. Hal tersebut langsung mendapat respon oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Dia mengatakan selamat kepada Pimpinan KPK yang baru saja terpilih dan meminta Pimpinan KPK yang baru bekerja secara sistematis dan menghentikan segala kegiatan politik.
“Selamat kepada Pimpinan KPK yang baru. Kerja besar menunggu. Kembali pada pangkuan Pertiwi, kembali pada konstitusi dan hukum. Hentikan segala kegiatan politik dan penggalangan intelijen. Bekerjalah sistematis dengan penguatan koordinasi, supervisi, dan monitoring. Sukses!” tulis Fahri dalam akun Twitter resminya, Jumat (13/9/2019).
Tak hanya itu, Fahri juga mengimbau agar Pimpinan KPK yang baru diberi kepercayaan dan dibersihkan dari kerja politik. Ia juga menyinggung pegawai KPK yang menurutnya harus kembali bekerja secara profesional.
“Saya usulkan Pimpinan @KPK_RI yang sekarang segera demisioner. Pegawai KPK harus kembali bekerja profesional. Hentikan demonstrasi. Renungkan kembali makna bekerja untuk negara. Kalian bukan LSM. Konsepnya beda. Tapi yang mau kembali LSM silakan mengundurkan diri hari ini juga,” ujar Fahri.
Fahri juga meminta semua lembaga bersatu dalam menyusun kekuatan demi kedamaian negara. “Tantangan besar menghadang kita. Ke depan, @KPK_RI dengan fungsi supernya yang tidak hilang harus mengutamakan kerja konsolidasi, supervisi, dan monitoring. Jangan percaya bahwa korupsi di Indonesia tidak bisa dihentikan. Itu bohong dan omong kosong. Tertibkan itu!” tegasnya.
Menurut Fahri, dengan kekuatannya, KPK menjadi seperti wakil presiden ke-2. Karena itu lah, Fahri meminta para pimpinan KPK untuk bersikap fleksibel dan tidak ‘sok suci’.
Dalam penetapan komisioner KPK hingga menemukan Ketua baru KPK, Fahri hanya menyimpulkan bahwa dalam persoalan ini, harus duduk bareng dalam merembuk atau menandingin tantangan Indonesia kedepan.
“Komisioner @KPK_RI itu adalah ‘wakil presiden ke-2’. Ini kesimpulan saya. Kuat sekali mereka. Aksesnya ke semua lembaga. Maka, duduklah bersama, semua lembaga: eksekutif, legislatif, yudikatif. Bikinlah Sistem Integritas Nasional yang kuat. Semua orang ingin jadi orang baik,” tuturnya.
“Bergaul lah secara fleksibel. Jangan sok suci mentang-mentang bisa nyadap dan mengetahui dosa-dosa tersembunyi. Hentikan kegiatan bawah tanah itu! Itu dosa besar. Hadapilah bangsamu dengan senyum. Percayalah manusia sama saja. Iblis sedikit, malaikat sedikit. Manusia yang banyak,” imbuh Fahri.
Terakhir, Fahri mendoakan para pimpinan dan pegawai KPK. Ia berharap mereka siap menghadapi tantangan ke depan. “Inilah pesanku kepada pimpinan KPK yang baru dan kepada pegawai KPK. Pegawai @KPK_RI berbanggalah kalian bekerja di tempat itu. Selamat bekerja KPK, semoga Allah melindungi kalian dan semoga Allah menjayakan bangsa Indonesia. Mari maju ke depan. Hadapi tantangan zaman. Merdeka!” kata Fahri.
Sebelumnya, DPR telah memilih lima pimpinan KPK yang baru. Mereka adalah Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar. Firli pun dipilih untuk menjadi ketua lembaga antirasuah tersebut. (Rifa’i/PR.ID)




