PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat desa. Kolaborasi ini diteken dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama yang berfokus pada fasilitasi layanan perbankan guna mendukung percepatan pembangunan desa.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang kini dipimpin oleh Yandri Susanto. Kesepakatan itu diarahkan untuk mendorong optimalisasi layanan Bank Pembangunan Daerah dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa.
Direktur Bank Jatim menyatakan sinergi ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam memperkuat peran sebagai agen pembangunan daerah. Melalui jaringan kantor dan layanan digital yang dimiliki, Bank Jatim akan memfasilitasi kebutuhan transaksi keuangan pemerintah desa maupun masyarakat, termasuk pengelolaan dana desa dan akses pembiayaan produktif.
Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan menyebut kolaborasi dengan sektor perbankan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akuntabilitas serta transparansi pengelolaan keuangan desa. Dukungan sistem perbankan dinilai mampu mempercepat realisasi program pembangunan di tingkat desa.
Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan layanan keuangan inklusif di wilayah perdesaan, seperti edukasi literasi keuangan dan perluasan akses perbankan bagi pelaku usaha mikro di desa. Dengan demikian, masyarakat desa diharapkan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif menggerakkan ekonomi lokal.
Bank Jatim menegaskan akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem pembangunan daerah. Sinergi dengan kementerian teknis diharapkan menjadi pintu masuk percepatan transformasi layanan keuangan yang lebih merata hingga pelosok desa.




