PILIHANRAKYAT.ID, Pasuruan-Pemerintah Kota Pasuruan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan LPM ITS mencanangkan sosialisasi program Kelurahan Cinta Statistik di ruang pertemuan PKK Kota Pasuruan. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lebih tepat sasaran.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, mengatakan data yang akurat menjadi elemen penting dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Menurut dia, kebijakan publik akan lebih efektif apabila disusun berdasarkan kondisi riil di masyarakat.
“Data yang ada harus benar-benar akurat, maka nantinya kebijakan akan tepat sasaran,” ujar pria yang akrab disapa Mas Adi tersebut dalam sambutannya.
Program Kelurahan Cinta Statistik mengusung tema Mewujudkan Data yang Akurat, Terpadu, dan Berkelanjutan Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan yang Tepat Sasaran. Pemerintah daerah menilai peningkatan literasi statistik masyarakat penting agar proses pendataan berjalan lebih baik dan mampu menggambarkan kondisi lapangan secara menyeluruh.
Mas Adi mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Pasuruan, BPS, dan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendataan. Ia menyebut program tersebut telah berjalan sejak 2022 dan hingga kini telah mencakup 15 kelurahan atau sekitar 44 persen dari total wilayah kelurahan di Kota Pasuruan.
Pemerintah Kota Pasuruan menargetkan seluruh 34 kelurahan dapat bergabung dalam program tersebut secara bertahap. “Seiring waktu seluruh kelurahan masuk dalam program Kelurahan Cinta Statistik,” katanya.
Pada 2026, tiga kelurahan menjadi fokus pelaksanaan program, yakni Kelurahan Pohjentrek, Kelurahan Gadingrejo, dan Kelurahan Mandaranrejo. Pemerintah berharap pelaksanaan program di tiga wilayah tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan data yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Mas Adi menegaskan proses pendataan harus dilakukan secara jujur, faktual, dan bertanggung jawab. Menurut dia, validitas data akan menentukan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pendataan harus benar-benar riil agar sasaran berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.




