Korupsi APBD, Eks Camat Purbalingga di Tahan di Rutan Kelas II B Purbalingga

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Purbalingga- Mantan Camat Purbalingga berinisial RM ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana APBD pada tahun anggaran 2017-2020. Penetapan RM sebagai tersangka ditetapkan oleh tim penyidik Kejari Purbalingga, Jawa Tengah.

“Penetapan ini terkait dengan adanya dugaan tindak pidana penyalahgunaan anggaran APBD pada Kecamatan Purbalingga. Penetapan berdasarkan surat perintah dengan nomor B-1586/M.3.23/FD.2/08/2021 tanggal 23 Agustus 2021” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Purbalingga Indra, Senin (23/8/2021).

Indra menyebut Raharjo langsung ditahan usai penetapan tersangka. Salah satu alasannya adalah dikhawatirkan akan melarikan diri.

“Setelah adanya penetapan tersangka mantan Camat Purbalingga. RM kita lakukan penahanan di Rutan Kelas II B Purbalingga selama 20 hari per hari ini,” terangnya.

Baca juga  Peringati Harlah Sarbumusi ke-66, Pengurus Adakan Istiqosah dan Doa Bersama

Untuk tahap selanjutnya, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menyusun dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang.

“Kami lengkapi berkasnya terlebih dahulu, kami panggil para pihak dan saksi saksi kami panggil kembali untuk melengkapi pemberkasan,” katanya.

Indra memerinci dugaan kerugian akibat penyalahgunaan APBD Purbalingga yang dilakukan Raharjo sejak 2017-2020 itu mencapai ratusan juta rupiah. Dia menegaskan proses hukum tetap berlanjut meski Raharjo sudah sempat mengembalikan sejumlah dana.Hasil hitungan tim penyidik dan Inspektorat Kabupaten Purbalingga, kerugian mencapai Rp 400 juta.

Baca juga  KEMENAG Buat Terobosan Dalam Memenuhi Tuntutan Zaman
Baca juga  Pengamat Politik Sayangkan Pemilu Berpotensi Memutus Persahabatan dan Kekeluargaan

“Perbuatannya itu sejak tahun 2017-2020, hasil hitung didapat total kerugian negara sebesar Rp 424.965.960 dan dikembalikan sebesar Rp 110.115. 446,” ujarnya.

Indra menambahkan, meski RM sudah mengembalikan sebagian kerugian daerah proses hukum tetap berjalan. Dugaan awal terdapat kerugian negara sekitar Rp 334 juta. Sebanyak 40 orang menjadi saksi dalam kasus tersebut. Para saksi merupakan pejabat Kecamatan, pejabat Kabupaten dan pihak ketiga yang menjadi mitra kerja Kecamatan.

“Berikutnya kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk segera kita susun dakwaan dan segera kita limpahkan ke pengadilan tipiko Semarang,” tutupnya.

(PR/M. Iqbal )

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Tips Menjadi Trading Handal Bagi Pemula, No 1 Andalan Mimin

Bagaimana tips menjadi trading handal, khusunya bagi kamu sebagai pemula? Pertanyaan itu mungkin seringkali muncul di benak kalian, apalagi didukung dengan berbagai kemudahan teknologi dan informasi yang saat ini sudah melimpah ruah.

Harlah NU, Kader NU Tambelang Harus Semakin Maju

PILIHANRAKYAT.ID, Krucil - Dalam rangka Harlah NU yang ke 96. Ranting NU Desa Tambelang Kecamatan Krucil Probolinggo...

Launching KTA IA UPN V Yogyakarta

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta - Pengurus Ikatan Alumni (IA) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta launching Kartu Tanda Anggota...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...