Daerah  

Polres Probolinggo Siaga, Warga Keluhkan Motor Brebet Usai Isi Pertalite

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Gelombang keluhan masyarakat soal motor brebet dan mogok setelah mengisi bahan bakar di sejumlah SPBU di Kabupaten dan Kota Probolinggo mulai mendapat perhatian aparat. Polres Probolinggo menyatakan siap melakukan inspeksi mendadak (sidak) bila hasil pemeriksaan awal mengindikasikan adanya penurunan kualitas bahan bakar jenis Pertalite.

Dalam sepekan terakhir, berbagai keluhan muncul dari pengendara di Kraksaan, Kademangan, hingga Leces. “Motor saya baru dua bulan, tapi langsung brebet dan mati total setelah isi Pertalite,” kata Rudi, seorang kurir paket asal Kecamatan Kraksaan, Jumat, 1 November 2025. Menurutnya, setelah dikuras, bensin tampak lebih keruh dan menimbulkan bau berbeda.

Kondisi serupa dialami belasan pengendara lain. Di beberapa bengkel, mekanik menyebut sudah memperbaiki puluhan motor dengan gejala yang sama. “Bensin seperti bercampur air atau zat lain, busi jadi cepat hitam,” ujar Syaiful, pemilik bengkel di timur Kota Probolinggo.

Baca juga  Dilantik Jokowi, Dudung Abdurachman Resmi Emban KSAD Gantikan Andika Perkasa

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Iptu M. Haris, mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan data dari masyarakat dan SPBU. “Kami sudah menerima laporan dan sedang berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan serta pihak Pertamina. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, kami akan lakukan sidak ke lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan tengah menindaklanjuti laporan masyarakat di Jawa Timur, termasuk Probolinggo. “Kami sudah kirim tim Quality Control untuk pengambilan sampel BBM di beberapa titik,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting

Baca juga  Ketua PCNU Jakpus : Nabi Bersama Orang Yang Menyantuni Anak Yatim

Dugaan menurunnya kualitas Pertalite sebelumnya juga mencuat di daerah lain di Jawa Timur seperti Tuban dan Gresik. Polres Tuban bahkan telah lebih dulu turun ke lapangan setelah banyak laporan motor brebet pasca pengisian BBM.

Hingga berita ini diturunkan, uji laboratorium terhadap sampel BBM dari SPBU Probolinggo belum diumumkan hasilnya. Sejumlah warga berharap pemerintah segera memastikan keaslian bahan bakar yang beredar di pasaran. “Kami cuma ingin jaminan, bensin yang dibeli dari SPBU resmi tidak bikin motor rusak,” kata Rudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *