Romantisme Jogja, Meski kini Tua

Tugu Jogja (foto: ist)
Tugu Jogja (foto: ist)

(Tan Hamzah)

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakartakota tua yang menyimpan banyak cerita. Kota yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa ini merupakan salah satu daerah yang mendapat predikat “Istimewa” di Indonesia. Hal tersebut karena kota ini masih menggunakan sistem kerajaan dan mempunyai otonomi khusus, terutama dalam peraturan daerah. Yogyakarta merupakan kota yang mempunyai sejarah panjang, mulai dari penyebaran dan kerajaan islam, hingga berpengaruh pada cikal bakal terbentuknya negara Indonesia. Mulai dari perjanjian Giyanti 1755 M, pernah menjadi ibu kota, hingga eksistensi Kerajaan Mataram Yogya di tengah republik dan dunia modern.

Tanggal 7 Oktober dipilih sebagai hari ulang tahun kota jogja, hal ini mengacu pada pemindahan lokasi keraton kerajaan oleh Pangeran Mangkubumi pada tahun 1756, tepat setahun setelah perjanjian Giyanti. di usia yang ke 263 tahun, jogja masih tetap bertahan dan dalam perjalanan panjang, banyak sekali cerita tentangnya, diantara yang terkenal ialah, munculnya para seniman, budayawan serta sastrawan yang berpengaruh pada Indonesia.

Baca juga  SK DPC PKB se-DIY Diserahkan, ini Pesan Gus AMI

Seniman yang lahir dan pernah berproses di Jogja diantaranya Butet Kertaradjasa, R.M. Bagong Kussudiardjo, Affandi, Djoko Pekik, Amrus Natalsya, Nyi Tjondrolukito dan masih banyak lagi. Mereka bergiat di bidang teater, seni rupa dan seni lukis, sinden, maupun dalang. Musisi dari jogja pun juga ada, diantara yang terkenal di musik modern yakni Eross Candra Sheila on 7, dan Neo Letto.

Jogja juga dikenal sebagai kotanya penulis, beberapa diantara penulis ternama di Indonesia pernah berproses di jogja, mungkin karena jogja merupakan salah satu kota pendidikan terbesar di Indonesia dan banyak pelajar dari berbagai daerah datang merantau di sana. Penulis tersebut diantaranya, Rendra, Putu Wijaya, Sapardi Djoko Damono, Joko Pinurbo, Kuntowijoyo, Umar Kayam, Umbu Landu Paranggi, Emha Ainun Najib, serta Soebagio Sastrowardoyo.

Baca juga  Rumah Kertas

Seniman, Budayawan dan Sastrawan terus lahir di Yogyakarta, dari generasi ke generasi. Komunitas masih banyak dan sering tampil di publik. Sedangkan sastrawan dan penyairpun terus berkarya. Penulis yang terkenal saat ini yang berproses di jogja seperti Mahfud Ikhwan, Gunawan Maryanto, Bernard Batubara, Muhidin M.Dahlan, dan masih banyak lagi yang tidak sempat di muat di tulisan ini.

Ulang tahun jogja yang ke 263, semoga tetap romantis dan sadis seperti biasa. Terlalu banyak kisah yang hadir di dalamnya, dan kisah tersebut sudah menjadi bahan bagi penulis, sastrawan dan penyair untuk merangkainya hingga abadi jauh di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *