Daerah  

Sesosok Mayat Ditemukan di Sumur Kraksaan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Warga Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di dalam sumur di area tanaman sengon pada Jumat, 3 Juli 2026. Polisi masih menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya.

Evakuasi jenazah berlangsung sekitar empat jam. Proses itu terkendala kondisi jenazah yang telah membusuk serta sempitnya diameter sumur. Personel Polsek Kraksaan dan Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo kemudian meminta bantuan Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo.

Petugas menggunakan tripod penarik, tali, full body harness, dan alat bantu pernapasan. Seorang petugas diturunkan ke dasar sumur untuk mengangkat jenazah hingga akhirnya berhasil dievakuasi.

Pemilik lahan sengon, Suryadi, mengatakan penemuan mayat bermula ketika seorang buruh tani yang hendak mengambil air melihat bagian kaki korban di dalam sumur.

Baca juga  Terkuak! Tamara Posting Foto Lagi Mesra, Ternyata Masih Brondong Nih

“Awalnya pekerja menelepon karena melihat kaki di dalam sumur. Setelah ditusuk menggunakan bambu, baru terlihat kaki dan wajah korban. Sumur itu biasa dipakai untuk mengairi sawah dan menyiram tanaman,” kata Suryadi.

Menurut dia, sehari sebelum penemuan sempat tercium bau menyengat di sekitar lokasi. Namun, bau itu semula diduga berasal dari bangkai hewan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, mengatakan polisi belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin korban. Berdasarkan ciri fisik sementara, korban diduga perempuan karena memiliki rambut panjang. Kepastian identitas masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi.

Baca juga  Rawan Bencana, DPR Bandung Dorong Pemkot Bentuk BPBD

“Kondisi mayat belum bisa kami pastikan, termasuk jenis kelaminnya. Kami menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi. Saat ini juga belum ada laporan orang hilang yang berkaitan dengan penemuan mayat tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan kami berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo untuk mengungkap identitas korban,” ujar Masykur.

Jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk menjalani identifikasi dan autopsi. Polisi juga belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat tindak kekerasan atau penyebab lain. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *