Undangan ke Negeri Awan Buat Penyair Indonesia dari Komunitas Radja Kecil Jakarta atau Dari Negeri Poci.

Inilah info lomba cipta puisi pilihan dari Pilihan Rakyat News.
Penyelenggara:Komunitas Radja Kecil Jakarta atau Dari Negeri Poci
Tema:Antologi Puisi Dari Negeri Poci 7: Negeri Awan
Pengundang
1.       Prof. Prijono Tjiptoherijanto,
2.       dr. Handrawan Nadesul,
3.       Adri Darmadji Woko,
4.       Kurniawan Junaedhie
Deadline: 31 Mei 2016
Perjalanan Komunitas Radja Kecil Jakarta dan/atau Dari Negeri Poci telah berlangsung sejak tahun 1993, bersamaan dengan terbitnya Antologi Puisi Dari Negeri Poci 1. Pertama kali menerbitkan bunga rampai puisi-puisi penyair Indonesia terdiri dari 12 Penyair.  Setahun kemudian, tahun 1994, Komunitas Radja Kecil Jakarta dan/atau Dari Negeri Poci kembali menyelenggarakan penerbitan antologi puisi Dari Negeri Poci 2 yang dieditori oleh F. Rahardi. Tahun kedua tersebut, Komunitas Radja Keecil Jakarta berhasil mengeumpulkan dan menyeleksi puisi-puisi dari 45 Penyair.
Selanjutnya, Komunitas Radj Kecil Jakarta dengan 49 penyair yang terseleksi kembali menerbitkan antologi puisi Dari Negeri Poci 3 tahun 1996 dengan beberapa Editor seperti Adri Darmadji Woko, Handrawan Nadesul, dan Kurniawan Junaedhie yang juga mengelola penerbit Kosa Kata Kita.
Adalah sebuah kerja keras bagi para penggerak Komunitas Radja Kecil Jakarta yang setia menerbitkan antologi puisi dari berbagai penyair nasional tanpa bayar. Sehingga dalam kurun waktu setengah windu sudah berhasil menerbitkan bunga rampai sebagai tiga edisi. Namun, lebih dari dua windu Komunitas Radja Kecil Jakarta ini istirahat panjang dalam menerbitkan antologi puisi Dari Negeri Poci.
Kabar baik akhirnya datang dengan terbitnya antologi puisi “Negeri Abal-Abal tahun 2013 silam sebagai edisi lanjutan dari antologi puisi Dari Negeri Poci 3 17 tahun lampau. Bersama 99 Penyair pun terbitkan dan diluncurkan. Pada kesempatan yang sangat mengembirakan itu, antologi puisi “Negeri Abal-Abal dieditori oleh  Adri Darmadji Woko dan Kurniawan Junaedhie.
Sumber Gambar: Source Grup FB Dari Negeri Poci
Baca juga  Đá Gà bet168 – Nền tảng Cá Cược Gà Chọi Hàng Đầu Với Nhiều Tiềm Năng Thú Vị

Hadirnya antologi puisi “Negeri Abal-AbalDari Negeri Poci 4 menjadi semangat baru bagi Komunitas Radja Kecil Jakarta untuk terus bergerak dalam kerja-kerja kesusastraan. Sehingga setahun kemudian, tahun 2014, antologi Puisi Dari Negeri Poci 5 dengan 153 Penyair, kembali terbit yang diberi judul  “Negeri Langit” dengan kedua Editor setia yakni Adri Darmadji Woko dan Kurniawan Junaedhie.

Benar, semangat para editor termaksud tak pernah pupus semangatnya untuk mendokumentasikan puisi-puisi terbaik dari para penyair Indonesia. Terbukti pada tahun 2015, Dari Negeri Poci 6 kembali terbit yang diluncurkan secara semarak. Judul antologi puisi tersebut adalah “Negeri Laut” yang berisi 175 Penyair dan tiga Editor yang tak lain adalah Adri Darmadji Woko, Kurniawan Junaedhie, serta Hamzah Muhammad.
Kini, Komunitas Radja Kecil Jakarta, meluncurkan kabar baik lagi bagi para penyair Indonesia untuk kembali mengirimkan puisi-puisi terbaiknya menuju antologi puisi Dari Negeri Poci 7. Dalam undangan terbuka tersebut direncanakan, bunga rampai yang diagendakan terbit tahun 2016 ini akan diberi judul “Negeri Awan”. Adapun ketentuan yang mesti diikuti untuk mengikuti antologi puisi Dari Negeri Poci 7 ini adalah sebagai berikut:
A.      Persyaratan umum untuk bisa ikut event menulis ini:
1.        Terbuka bagi siapa saja, segala usia, baik pria maupun perempuan, berdomisili di mana saja.
2.       Para penyair dipersilakan mengirim sebanyak 10 (sepuluh) puisi, beserta  foto dan  biodata  terbaru, alamat, e-mail, dannomor telepon untuk memudahkan komunikasi.
3.       Puisi, foto, biodata, alamat lengkap, no telepon/ HP, email, ditulis dalam satu lembaran. Di setiap puisi, nama penyair dan 10 judul puisi ditulis dalam huruf besar.
4.       Salah satu puisi bertema negeri (di atas/bawah) awan. Sembilan puisi lainnya bertema bebas.
5.       Panjang setiap puisi maksimal 40 baris, tidak bersambung ke halaman lain. Jadi cukup termuat masing-masing satu halaman dalam buku.
6.       Puisi harus karya terbaru tahun 2015 – 2016 dan tidak/ belum pernah dimuat dalam  media  social / massa mana pun.
7.       Silakan kirimkarya terbaik Anda, ke email: [email protected], mulai 1 Januari 2015 dan paling lambat sudah harus diterima pada 31 Mei 2016, pukul OO.OO.
8.       Tidak diadakan surat-menyurat atau pun kontak lainnya.
B.      Ketentuan Lain-lain.
1.       Puisi-puisi yang masuk akan diseleksi oleh tim kurator/ editor yang ditunjuk.
2.       Tidak ada pungutan uang sepeser pun bagi keikutsertaan dalam antologi ini, termasuk bagi mereka yang puisinya terpilih.
3.       Mengingat penerbitan buku ini tidak untuk keperluan komersial, para penyair yang karyanya dimuat, tidak memperoleh honorarium/ royalti.
4.       Setiap penyair yang karyanya terpilih dan dimuat akan mendapat 1 (satu) eks. buku sebagai nomor bukti.
5.       Buku puisi akan diberikan kepada setiap penyair yang hadir pada acara peluncuran buku Negeri Awan, di Tegal, Jawa Tengah.
6.       Bagi penyair yang tidak hadir, nomor bukti akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi Pos  Indonesia  atau Tiki, atau JNE dengan mengganti ongkos kirim minimal Rp 50.000, per buku.
7.       Bagi mereka yang tidak punya respek sama sekali atau kecintaan terhadap kota Tegal, sebaiknya tidak usah mengirimkan karyanya.
Demikian beberapa ketentuan umum dan ketentuan tabahan yang diberikan oleh panitia penyelenggara. Tunggu apalagi Saudara-saudara penyair Indonesia yang budiman, Segera renungkan dan imajinasikan seluas-luasnya tentang Negeri Awan.
Salam seni dan sastra Indonesia
Semalat berkarya, Tabik
Admin Pilihan Rakyat News
NB: Undangan terbuka ini pertama diluncurkan di Jakarta, 1 Januari 2016
Sumber:  BACA DI SINI 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *