Vaksinasi Belum Merata, Nadim Masih Tetapkan Kebijakan Lama

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih diterapkan di Indonesia, hal ini disebabkan penyebaran virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia masih tinggi. Saat ini pemerintah tengah gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat khususnya tenaga medis, dan tenaga pendidikan.  

Namun, meski vaksinasi terhadap tenaga pendidikan telah selesai, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih akan tetap diterapkan khusus nya di tingkat perguruan tinggi. Hal ini disebabkan kenaikan kasus penularan Covid-19 masih tidak stabil, bahkan mengalami lonjakan kasus yang sangat tinggi.

Tentunya hal tersebut rupa nya menuai hal pro dan kontra dari para mahasiswa. Seperti Ahmad Ferdiansyah mahasiswa perguruan tinggi di Jakarta yang tak setuju dengan kebijakan tersebut. Ia justru berharap proses pembelajaran kembali dilakukan secara offline atau tatap muka.

Baca juga  Perketat Akses Keluar Jakarta, Polisi Tutup Jalan Layang MBZ

“Vaksinasi untuk tenaga pendidikan kan sudah selesai dilakukan, tapi kenapa sistem pembelajaran nya masih daring (online). Lalu apa guna nya vaksinasi kalau belajar nya masih daring”, katanya, Selasa (29/06/2021).

Ferdi juga menambahkan, saya sangat berharap sistem pembelajaran kembali dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan.

“bukan hanya saya, banyak temen-temen saya yang ingin kembali melakukan belajar tatap muka. Tapi tetap dengan prokes”, ucapnya.

Baca juga  Jemaah Haji Indonesia Terancam Gagal Berangkat: Vaksin Indonesia Menjadi Faktor

Namun, pernyataan berbeda disampaikan oleh Muhamad Adrian yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jakarta yang mendukung penuh kebijakan Mendikbud. Menurut dia, sistem pembelajaran lebih baik tetap dilakukan secara online, karna ia khawatir jika nanti pembelajaran tatap muka akan ada yang tidak mematuhi prokes.

Baca juga  Mendikbud: Bentuk Karakter Percaya Diri Anak Sejak Dalam Keluarga

“Saya sangat setuju kalau sistem pembelajaran masih dilakukan secara online, takut nya kalau pembelajaran tatap muka ada yang melanggar prokes. Meskipun kalau ada yang udah divaksin, tapikan tetep prokes harus tetap dijalankan”, imbuhnya.

Walaupun kebijakan nya menuai pro dan kontra, Mendikbud akan tetap mengutamakan kesehatan dan menunggu perintah dari Presiden tentang sistem pembelajaran yang akan dilakukan nantinya.

(RED/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Rayakan Hari Santri Nasional, Kemenag Gelar Pameran Pesantren Vitual

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Kementerian Agama menggelar Pameran Pesantren Virtual (Pesantren Virtual Exhibition). Pameran ini dalam rangka Peringatan Hari...

Kunjungi PCNU Jakarta Pusat, Ini Pesan Kiai Said

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj berkunjung ke Sekretariat Pengurus...

Perkuat Konsolidasi Kinerja, Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII Gelar Orientasi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Sebagai bagian terpenting dalam organisasi PMII, Bidang Penataan Aparatur Organisasi memiliki tugas dan tanggung jawab...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...