PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Memilih jurusan kuliah tidak hanya berkaitan dengan minat dan kemampuan akademik. Bagi sebagian calon mahasiswa, peluang memasuki dunia kerja setelah lulus juga menjadi pertimbangan penting.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pasar kerja Indonesia terus berubah. Dalam Sakernas Februari 2026, jumlah penduduk bekerja mencapai 147,67 juta orang. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat 4,68 persen, turun 0,08 persen poin dibandingkan Februari 2025.
Tidak ada jurusan yang secara otomatis membuat lulusannya cepat memperoleh pekerjaan. Namun, sejumlah bidang pendidikan memiliki keterampilan yang dapat digunakan di berbagai sektor. Berikut lima jurusan yang dapat menjadi pertimbangan calon mahasiswa.
1. Teknik Informatika atau Ilmu Komputer
Perkembangan teknologi membuat kebutuhan terhadap tenaga dengan kemampuan pemrograman, pengembangan perangkat lunak, pengolahan data, dan teknologi digital tetap relevan. Lulusan dapat masuk ke berbagai bidang, seperti pengembangan aplikasi, teknologi informasi, data, hingga sistem digital perusahaan.
2. Sistem Informasi
Sistem Informasi berada di persimpangan antara teknologi dan kebutuhan bisnis. Lulusannya dapat bekerja dalam pengembangan dan pengelolaan sistem perusahaan, analisis bisnis, pengelolaan data, maupun bidang teknologi informasi.
3. Teknik Elektro
Teknik Elektro memiliki cakupan yang luas, mulai dari kelistrikan, elektronika, otomasi, telekomunikasi hingga industri. Kemampuan teknis yang diperoleh selama kuliah dapat digunakan di berbagai perusahaan yang membutuhkan tenaga di bidang teknik dan operasional.
4. Akuntansi
Akuntansi menjadi salah satu bidang yang dibutuhkan perusahaan karena berkaitan dengan pencatatan, pelaporan, dan pengelolaan keuangan. Lulusan dapat bekerja di bagian akuntansi, keuangan, perpajakan, audit maupun administrasi perusahaan.
5. Keperawatan dan Bidang Kesehatan
Bidang kesehatan memiliki kebutuhan tenaga yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Keperawatan, misalnya, dapat membuka jalur karier di fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, calon mahasiswa perlu memperhatikan ketentuan pendidikan, kompetensi dan persyaratan profesi yang berlaku.
Data BPS juga menunjukkan bahwa lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbesar pada Februari 2026 adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dengan 42,49 juta pekerja atau 28,78 persen dari total penduduk bekerja. Data tersebut menunjukkan bahwa peluang kerja tidak hanya ditentukan oleh jurusan, tetapi juga oleh perkembangan sektor ekonomi dan kebutuhan tenaga kerja.
Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya mengejar jurusan yang dianggap cepat kerja. Minat, kemampuan, kualitas perguruan tinggi, pengalaman magang, keterampilan tambahan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri juga dapat menentukan peluang seseorang ketika memasuki pasar kerja.




