PILIHANRAKYAT. ID, Kota Probolinggo-Tuduhan adanya pungutan liar (pungli) dalam penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di Kota Probolinggo kembali mencuat di media sosial. Salah satu nama yang disebut adalah anggota DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi NasDem, Sibro Malisi.
Namun, Sibro dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa tahun ini dirinya sama sekali tidak memiliki alokasi atau jatah PIP, sehingga informasi yang beredar yang mencatut namanya adalah hoaks.
“Saya tegaskan, tahun ini saya tidak ada jatah PIP sama sekali. Jadi tuduhan yang mengatakan saya melakukan pungli dalam penyaluran PIP jelas hoaks,” tegas Sibro saat dikonfirmasi, Senin (9/6/2025).
Lebih jauh, Sibro juga mengatakan bahwa selama dirinya terlibat dalam program PIP sebelumnya, tidak pernah sekalipun meminta pungutan apa pun kepada para penerima. Bahkan, ia justru berinisiatif membantu wali murid dengan menambah uang transportasi agar proses pencairan berjalan lancar.
“Bahkan sebelumnya saya membantu wali murid dengan uang transportasi agar mereka tidak terbebani. Kami ingin memastikan bantuan dari pemerintah ini sampai ke anak-anak yang berhak, tanpa potongan apa pun,” jelasnya.
Terkait kabar yang beredar, Sibro mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia juga siap jika proses penyaluran PIP diaudit atau diperiksa oleh pihak berwenang.
“Kalau memang ada yang merasa dirugikan, silakan dibuka secara terang-terangan. Kami sangat terbuka dan siap diperiksa agar semuanya jelas,” tandasnya.
Sebagai informasi, Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan. Bantuan ini disalurkan langsung ke rekening masing-masing siswa atau wali, tanpa pungutan apa pun.




