Daerah  

PT Cahaya Ibu Berkarya Bantah Dugaan Praktik Janggal Penyaluran ART: Itu Hoax yang Dibesarkan

PILIHANRAKYAT.ID,Jakarta – Menanggapi video viral dan laporan mengenai dugaan praktik janggal di sebuah yayasan penyalur Asisten Rumah Tangga (ART) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pihak perusahaan dan kepolisian memberikan klarifikasi resmi pada Senin (3/11/2025).

Klarifikasi ini dilakukan menyusul beredarnya pemberitaan, termasuk laporan warga pada akhir Oktober lalu, yang mengungkap adanya dugaan kejanggalan di PT Cahaya Ibu Berkarya.

Dalam konferensi pers di lokasi perusahaan, perwakilan dari Polsek Jagakarsa menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan dan video viral tersebut.

“Kami dari Polsek Jagakarsa menindaklanjuti video viral yang terjadi pada Minggu pagi kemarin, kami datangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), kemudian mencari barang bukti, lanjut menemui siapa yang memviralkan,” ujar seorang perwira polisi wanita Kompol Nurma Dewi, S. H yang memimpin konferensi pers tersebut Minggu (26/10/2025).

Pihak kepolisian mengonfirmasi telah mempertemukan pimpinan perusahaan dengan perempuan yang merekam dan menyebarkan video awal.

Baca juga  Bupati LIRA Probolinggo: DPRD Harus Hadir Saat Bencana, Bukan Hanya Datang Saat Butuh Suara

Klarifikasi Pembuat Video: “Tidak Ada Penyekapan dan tidak ada Pemerasan”

Perempuan yang merekam video tersebut, yang juga berada di lokasi saat klarifikasi, turut memberikan pernyataan. Ia meminta maaf dan menjelaskan bahwa video itu dibuat hanya untuk kenang-kenangan pribadi dan tidak dimaksudkan untuk diviralkan.

“Maaf sebelumnya, saya bikin video ini buat kenang-kenangan saya jika saya sudah dapat bekerja tidak bermaksud untuk di media sosialkan,” jelasnya.

Ia mengaku mengirimkan video tersebut ke seorang teman, yang kemudian mengunggahnya ke media sosial tanpa sepengetahuannya.

Saat ditanya oleh pihak polisi mengenai kebenaran isu penyekapan dan pemerasan, ia dengan tegas membantahnya.

“Tidak ada penyekapan, tidak ada. Di sini tidak ada penyekapan. Tidak ada pemerasan, tidak ada,” tegasnya.

Ia juga meluruskan kabar bahwa dirinya tidak diberi makan. “Dikasih. Dikasih makan sehari tiga kali, bebas. Mau keluar kita bebas, bisa,” tambahnya.

Baca juga  Hujan Volume Tinggi Sebabkan Banjir di Probolinggo

Pernyataan PT Cahaya Ibu Berkarya: “Itu Hanyalah Hoax”

Sementara itu, CEO PT Cahaya Ibu Berkarya, Adi Wibowo, mempertegas bahwa dugaan yang beredar di media adalah tidak benar dan dibesar-besarkan.

“Sebetulnya praktik ini tidak ada, itu hanyalah hoax atau berita bohong yang di besarkan,” ujar Adi kepada awak media di Jakarta (3/11/2025).

Adi Wibowo juga menambahkan bahwa pihak perusahaan telah koperatif dan proses penyelidikan oleh kepolisian telah selesai dilakukan.

“Pihak kami juga sudah dilakukan penyelidikan oleh Polsek Jagakarsa, dan prosesnya itu sudah selesai,” tambahnya.

Klarifikasi ini dikeluarkan oleh PT CIB sebagai respons langsung terhadap berita yang terbit pada 27 Oktober 2025 lalu. Dengan selesainya penyelidikan pihak berwajib, perusahaan menegaskan bahwa operasional mereka telah berjalan sesuai dengan prosedur dan tidak ada praktik janggal seperti yang dituduhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *