Daerah  

Baznas Probolinggo Perluas Penyaluran Zakat, Gandeng Komunitas hingga KUA

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Menjelang Idulfitri 2026, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menggencarkan distribusi zakat fitrah dengan melibatkan komunitas lokal dan jaringan Kantor Urusan Agama (KUA). Langkah ini ditempuh untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih merata.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, Ahmad Muzammil, mengatakan perluasan jalur distribusi menjadi strategi utama agar zakat tidak terkonsentrasi di satu titik. “Penyaluran kami perluas agar lebih banyak mustahik yang menerima manfaat,” ujarnya, Kamis.

Dalam program tersebut, setiap penerima memperoleh beras sebanyak 3 kilogram serta paket sembako senilai sekitar Rp125 ribu. Bantuan itu merupakan kombinasi zakat fitrah dan zakat mal yang ditujukan untuk melengkapi kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya.

Baca juga  Kasus PMK di Jawa Timur Meningkat, Pemerintah Siapkan Satu Juta Vaksin

Salah satu mitra penyalur, komunitas Pemuda Besuk Berbagi (PBB), mendistribusikan bantuan kepada ratusan warga di Kecamatan Besuk. Penyaluran dilakukan di Desa Alassumur Lor, dengan melibatkan relawan setempat.

Koordinator relawan PBB, S. Adi Wardhana, mengatakan bantuan tersebut disambut antusias oleh warga. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu masyarakat, apalagi menjelang lebaran,” katanya.

Sejumlah penerima manfaat mengaku terbantu dengan program tersebut. Sumiati, warga Dusun Krajan, Desa Alassumur Lor, menyebut bantuan yang diterima dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan Idulfitri. “Bisa untuk lebaran nanti, sangat membantu,” ujarnya.

Selain melalui komunitas, Baznas juga menyalurkan zakat melalui KUA di tiap kecamatan. Sebanyak 75 paket telah didistribusikan pada tahap awal, sekaligus untuk memperkuat pendataan muzakki dan mustahik.

Baca juga  Kesehatan Habibie Menurun

Hingga saat ini, lebih dari 6.000 muzakki tercatat telah menyalurkan zakat melalui Baznas yang dihimpun dari 58 Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Baznas Kabupaten Probolinggo menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mencapai Rp35 miliar pada 2026. Target tersebut akan ditempuh melalui perluasan basis pendataan dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Muzammil menegaskan, pemerataan distribusi menjadi prioritas utama agar tidak ada masyarakat yang terlewat dari bantuan. “Kami ingin semua yang berhak menerima, baik yang meminta maupun yang tidak, tetap terjangkau,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *