PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Kepolisian Daerah Jawa Timur menegaskan pentingnya penguatan komunikasi publik dan manajemen media untuk menghadapi ancaman hoaks serta narasi negatif yang berkembang cepat di era digital.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidhumas Polda Jatim 2026 yang digelar di Surabaya, Kamis. Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast mengatakan arus informasi palsu kini dapat menyebar hanya dalam hitungan menit dan berpotensi memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Informasi palsu, hoaks, dan narasi negatif sekarang bisa menyebar dalam hitungan menit dan berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas,” kata Abast.
Menurut dia, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) turut mempercepat penyebaran informasi di media sosial, termasuk konten yang tidak terverifikasi. Karena itu, fungsi humas Polri dinilai tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Humas harus berdiri sebagai sumber informasi kebenaran tunggal yang meluruskan disinformasi secara cepat melalui data dan fakta-fakta hukum yang valid,” ujarnya.
Abast menilai tantangan terbesar humas Polri saat ini adalah kemampuan merespons isu viral yang berkembang cepat di ruang digital. Menurut dia, informasi yang tidak segera ditangani dalam masa “golden time” berpotensi membentuk opini negatif di masyarakat.
“Peristiwa yang viral dan tidak segera dikelola dalam golden time bisa membentuk opini publik yang negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Abast mengingatkan seluruh personel Polri agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Kepolisian Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri.
“Setiap insan Polri memiliki tanggung jawab menjaga citra institusi dan memberikan respons positif terhadap informasi yang benar,” ujarnya.
Rakernis Bidhumas Polda Jatim 2026 mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Guna Mendukung Program Kerja Polri serta Pemerintah Dalam Mewujudkan Asta Cita Presiden RI”. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah memperkuat humas Polri agar lebih modern, adaptif, dan dipercaya masyarakat.




