PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bantaran, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar sekaligus mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki.
Monev dipimpin Wakil Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi. Ia didampingi Camat Bantaran Junaedi, Kepala Puskesmas Bantaran Radityo Utomo, sejumlah organisasi perangkat daerah yang tergabung dalam Satgas MBG, serta Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Bantaran.
Tim memulai kegiatan dengan mengunjungi SDN Karanganyar 2 sebagai salah satu sekolah penerima manfaat program MBG. Dalam kunjungan tersebut, rombongan berdialog dengan guru dan siswa guna mengetahui tanggapan mereka terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis. Setelah itu, tim meninjau SPPG Karanganyar yang menjadi dapur penyedia layanan.
Kunjungan serupa dilakukan di SDN Kropak 1 dan dilanjutkan dengan peninjauan ke SPPG Kropak. Dari hasil pemantauan lapangan, Satgas menilai pelaksanaan program di kedua SPPG telah berjalan cukup baik, meskipun masih ditemukan sejumlah persoalan teknis yang memerlukan perhatian.
“Pelaksanaan di dua SPPG yang kami tinjau hari ini sudah cukup baik. Namun memang masih ada beberapa catatan, terutama terkait tata kelola teknis. IPAL masih menjadi persoalan yang harus terus kita kawal agar segera diperbaiki dan ditingkatkan ke depannya,” kata Sjaiful.
Menurut dia, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi salah satu aspek penting yang harus memenuhi standar. Keberadaan IPAL yang memadai dinilai berpengaruh terhadap kelancaran operasional SPPG sekaligus mendukung aspek kesehatan dan perlindungan lingkungan.
Sjaiful mengatakan seluruh temuan selama monitoring telah disampaikan kepada pengelola SPPG untuk segera ditindaklanjuti. Satgas, kata dia, akan melakukan pendampingan dan pengawasan bersama koordinator wilayah maupun koordinator kecamatan agar proses perbaikan dapat berjalan sesuai target.
“Beberapa catatan yang sudah kami sampaikan harus segera ditindaklanjuti oleh SPPG. Kami akan terus memantau perkembangan perbaikannya dan mengawalnya bersama Korwil maupun Korcam SPPG, khususnya di wilayah tengah Kecamatan Bantaran,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG memiliki komitmen untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Dengan langkah tersebut, kualitas layanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dan masyarakat penerima manfaat diharapkan semakin meningkat.
“Kami sudah berkomitmen agar pelaksanaan program ini dari hari ke hari semakin baik. Semangatnya adalah melakukan perbaikan terus-menerus demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Sjaiful.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, Satgas MBG Kabupaten Probolinggo berharap seluruh SPPG dapat meningkatkan standar pelayanan, memperbaiki tata kelola operasional, serta memastikan program prioritas nasional itu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.




