Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3, 20 Ribu Peserta Ditargetkan Ikut

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3 mulai Jumat, 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat usia kerja agar lebih siap menghadapi kebutuhan pasar tenaga kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Darmawansyah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Pada tahap ketiga ini, Kemnaker menargetkan sekitar 20 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia dapat mengikuti pelatihan. Kegiatan tersebut akan digelar melalui sejumlah lembaga pelatihan, mulai dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), hingga Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Baca juga  Garda Bangsa Probolinggo Gelar Stand Up Comedy Meriahkan HUT PKB ke-27

Menurut Darmawansyah, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan dunia usaha dan industri yang terus berkembang. Karena itu, pemerintah berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” katanya.

Calon peserta yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 3 diwajibkan memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat maupun kebutuhan. Peserta juga dapat mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) serta Asesmen Penilaian Diri sebagai bagian tambahan dalam proses tersebut.

Baca juga  Johanis Tanak Dilema Terkait Kasus Mantan Gubernur Sulteng

Tahapan program akan dimulai dari pendaftaran peserta hingga 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Setelah itu, Kemnaker akan melakukan seleksi dan wawancara pada 10–15 Juli 2026, sebelum peserta yang lolos diumumkan pada 16 Juli 2026. Program pelatihan kemudian diawali dengan kickoff dan orientasi peserta pada 20 Juli 2026.

Darmawansyah berharap program ini dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperkuat keterampilan, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Ia menilai peningkatan kompetensi merupakan investasi penting untuk memperbesar peluang memperoleh pekerjaan layak dan mendorong produktivitas nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *