Daerah  

Cuaca Jatim Cerah Berawan, BMKG Waspadai Hujan Lokal pada Minggu Ini

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Cuaca di Jawa Timur pada Minggu, 14 Juni 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Meski musim kemarau mulai meluas, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi hujan lokal yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari di sejumlah wilayah.

Berdasarkan prakiraan BMKG, Kota Surabaya diperkirakan mengalami cuaca cerah sepanjang hari dengan suhu udara berkisar 26 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada rentang 56 hingga 88 persen, sehingga udara masih terasa cukup lembap terutama pada pagi dan malam hari.

Sementara itu, sejumlah daerah lain menunjukkan kondisi cuaca yang bervariasi. Kota Madiun diprakirakan cerah dengan suhu 25–32 derajat Celsius. Banyuwangi juga diperkirakan cerah dengan suhu antara 23–29 derajat Celsius. Adapun Kota Batu berpotensi mengalami kabut asap dengan suhu relatif dingin, yakni 16–23 derajat Celsius.

Baca juga  BPD Probolinggo Sampaikan Aspirasi ke DPRD, Komisi I Janji Dorong Regulasi yang Jelas

BMKG menyebutkan musim kemarau mulai menguat di sebagian besar wilayah Jawa Timur seiring pengaruh Monsun Australia. Kondisi tersebut menyebabkan langit cenderung cerah pada pagi hari dan suhu udara terasa lebih dingin pada malam hingga dini hari, terutama di kawasan dataran tinggi.

Meski demikian, kelembapan udara yang masih cukup tinggi memungkinkan terbentuknya awan hujan di beberapa daerah. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap dianjurkan menyiapkan perlengkapan antisipasi cuaca seperti payung atau jas hujan.

Baca juga  Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Peralihan Musim, Hujan Masih Berpotensi Terjadi

Untuk wilayah perairan selatan Jawa Timur, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang sedang hingga mencapai 2,5 meter. Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta memperhatikan informasi cuaca maritim sebelum berlayar.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *