PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Sejak Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Jokowi, banyak yang menyoroti pertemuan kedua tokoh tersebut. Salah satunya, yang menyoroti pertemuan Prabowo dan Jokowi, adalah Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Palo. Pasalnya, dia tidak keberatan kalau Gerindra masuk gerbong Presiden Jokowi, meskipun sempat kalah kemaren saat pemilihan Presiden (Pilpres).
Surya Palo tidak keberatan dan tidak mempersalahkan pertemuan tersebut. “Nggak ada masalah sama saya,” ujar Surya Paloh di kediamannya, Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan, Minggu (13/10/2019).
Kalau memang Gerindra betul-betul gabung, itu merupakan langkah yang bagus dalam persatuan dan kesatuan. Sebab, sebelumnya kedua tokoh itu koalisi saat pilpres 17 April 2019 kemaren.
Surya menambahkan bahwa, saya sudah menekankan pentingnya menjaga semangat untuk sama-sama mengedepankan kepentingan Indonesia. Menurut Surya, tekadnya haruss sama.
“Ini masalahnya ketika semua ikut dalam satu semangat konsistensi pikiran bagaimana mengedepankan kepentingan nasional, jalan di situ. Artinya kita yakin nggak Mas Prabowo bergabung dengan koalisi pemerintah ini untuk bersama-sama dalam tekad yang sama,” ujar Surya Paloh.
Dalam memajukan bangsa Indonesia tidak mengenal siapa itu orangnya, karena dalam membagun bangsa perlu yang namanya kerja keras dan kerja bersama (gotong royong). Oleh sebab itu, kebersamaan itu akan menciptakan bangsa yang harmonis dan tentram.
Sementara itu, Prabowo menegaskan bahwa pihaknya selalu mengutamakan kepentingan nasional. Jika itu yang terbaik untuk rakyat, maka Prabowo akan mendukungnya.
“Saya sudah katakan berkali-kali bahwa kita mengutamakan kepentingan nasional, apa saja yang bisa memperkuat, mendukung Indonesia, kepentingan Indonesia yang baik untuk rakyat, kita akan dukung,” ujar Prabowo. (Rifa’i/PR.ID)




