Kiai Tauhid; Dalam Hal Umat Jangan Qona’ah

Kiai Tauhid (foto: pilihanrakyat)
Kiai Tauhid (foto: pilihanrakyat)

PILIHANRAKYAT.ID, Kraksaan-Rapat Koordinasi Rekrutmen Santri Baru (22/12) yang dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan Santri Baru Badridduja merupakan tombak untuk menyamakan prespektif bersama dalam mengrekrut santri baru.

Pengasuh Pondok Pesantren Badridduja K.H. Tuhidullah Badri menyempatkan hadir dalam rapat tersebut walupun dia begitu padat untuk menghadiri undangan dari berbagai kalangan.

Kiai Tauhid diketahui, pagi-pagi dia harus menghadiri acara di Mojokerto tapi dia menyempatkan pulang dulu untuk menghadiri acara rapat tersebut.

“tadi pagi kiai berangkat ke Mojokerto, habis ini berangkat lagi ke Madura” ungkap Badrus selaku sopir kiai Tauhid

Baca juga  Satgas 115: 134 Kasus Illegal Fishing Hingga November 2018 Berhasil Ditangani

Keikhlasan kiai Tauhid dirasakan betul oleh segenap peserta acara rapat. “kiai bener-bener “estoh”(tulus) ke acara ini” kata Musthofa (Ketum HASB Probolinggo).

Kehadiran kiai Tauhid bener-bener menjadi cambuk semangat bagi peserta yang hadir, dia menerangkan bagaimana cara untuk memajukan sebuah lembaga.

“Dalam mensukseskan atau memajukan suatu lembaga memerlukan 5;

  1. Keinginan
  2. Kegigihan
  3. Keikhlasan
  4. Kebersamaan
  5. Kemandirian

Dalam menjelaskan 5K tersebut kiai Tauhid sangat lihai dalam memberikan pemahaman dan kesadaran serta lengkap dengan contohnya.

Baca juga  ALMISBAT Minta Pemerintah Tak Kesampingkan Pembangunan di Lumbis Ogong

“Manusia harus memiliki keinginan yang kuat dalam mensukseskan segala hal baik untuk pribadi atau untuk suatu lembaga, seperti kiai Asep (Pengasuh Amatul Ummah) punya 60 hektar tanah bagaimana punya 70 hektar” ungkapnya

“Dalam hal untuk umat jangan qona’ah tapi terus punya keinginan” tambahnya

“Selain keinginan juga harus gigih, gak bisa satunya cari cara yang lain” imbuhnya

Keinginan dan kegigihan tidak akan lengkap tanpa keikhlasan, “Jika ingin memancing ikan kelas kakap, ya harus umpannya yang berkelas” sambungnya

Dalam aspek memajukan sebuah lembaga juga harus ada kemandirian dalam hal finansial biar tidak ada ketergantungan kepihak lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *