PILIHANRAKYAT.ID, Pasuruan-Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur III di Kota Pasuruan senilai Rp213,251 miliar baru mencapai progres 21,98 persen hingga Jumat, 24 April 2026. Padahal, proyek tersebut ditargetkan selesai sebelum 20 Juni 2026.
Proyek itu disiapkan sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Sekolah tersebut dirancang menampung sekitar 1.000 siswa, terutama dari keluarga prasejahtera.
Berbagai fasilitas pendukung juga dibangun di kawasan itu, antara lain asrama siswa, hunian guru, masjid, gedung serbaguna, serta sarana olahraga. Pemerintah menargetkan sekolah mulai beroperasi pada awal Juli 2026 bersamaan dengan Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Untuk mengejar target, pengerjaan proyek dilakukan secara intensif dengan melibatkan sekitar 808 tenaga kerja. Aktivitas konstruksi juga dikerjakan hingga malam hari.
Meski demikian, proyek menghadapi sejumlah hambatan. Kenaikan harga material, keterbatasan pasokan solar, serta akses jalan menuju lokasi yang hanya sekitar lima meter menjadi kendala distribusi logistik.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung percepatan pembangunan. “Pemkot akan terus memantau dan bersinergi dengan semua pihak, termasuk Kementerian Sosial, agar pembangunan sesuai rencana dan fasilitas bisa segera digunakan,” ujarnya.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Armindo Dos Santos Soares menegaskan proyek harus selesai tepat waktu. Sementara itu, Project Manager Nindya Karya Krisma menyatakan pihaknya terus bekerja intensif untuk mengejar target meski menghadapi tantangan di lapangan.




