10 Hal Penting yang Harus Diketahui Dari Sosok Ketua Umum JMA Centre

 pilihanrakyat, pilihan rakyat, pilihan rakyat 2019, pilihan rakyat indonesia 2019, tetum jma centre, direktur merakyat, penyedia lapangan kerja, kepala keluarga sejati, dirut ptct, direktur campang tiga, pengasaha sawit, ketua dpd hanura sumsel,

PILIHANRAKYAT.ID – Ketua umum Jokowi-Ma’ruf Amin Centre (JMA Centre) H. Mularis Djahri, S.H. merupakan pendiri sekaligus PT Campang Tiga (PTCT) yang berkantor pusat di Palembang. Terbilang sebagai pengusaha kelapa sawit yang sukses di daerahnya.

Pensiunan Polisi ini mejabat sebagai Ketua DPD Partai Hanura Sumsel periode 2015-2020 pada Musda ke-2 di Hotel Aston Palembang, Rabu (23/12/2015) silam. Dan berikut ini adalah hal penting yang harus diketahui dari sosok Ketua Umum JMA Centre, Mularis Djahri:

Simak:

Baca juga  Mochammad Al-Fatih Resmi Nahkodai DKC Panji Bangsa Probolinggo, Perkuat Barisan Kader Muda PKB

Pertama, ia berpegang teguh pada motto hidup: “Lebih baik bekerja daripada membicarakan orang lain yang tidak ada gunanya.”

Kedua, Mularis lahir dari keluarga sederha pasangan H Djahri (almarhum) dan HJ Siti Aisyah (almarhumah).

Ketiga, Sosok yang merakyat, dekat dengan kalangan pejabat baik pemerintahan, TNI, Polri serta tokoh masyarakat di Sumsel.

Keempat, terispirasi dari sang ayah yang ia kagumi untuk menjadi anggota polri walau harus pensiun dini tahun 2005 demi fokus pada usaha yang dirintisnya sejak tahun 2003.

Kelima, mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu Periode 2013-2018 dari jalur independen atau nonpartai.

Keenam, saat aktif sebagai aparat penegak hukum ia melakukan kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca juga  Munas 2025 Tetapkan Dr. Ir. Rudiyanto sebagai Ketua Umum Baru Alumni UPN Veteran Yogyakarta

Ketujuh, masyarakat Sumsel memanggil Mularis dengan sebuat “Kiai MD”.

Kedelapan, dalam kesuksesannya Mularis tetap merasa dirinya sebagai orang kecil.

Kesembilan, di dalam kamus Mularis tidak kata “beruntung” atau “keburuntungan”. Kesuksesan adalah kerja keras dan kerja keras.

Kesepuluh, membangun usaha dari titik nol tanpa melibatkan investor asing di perusahaan dalam program corporate social responsibility.

Baca Juga:

Penulis: Mugi Riskiana
Editor: Hatim S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *