Solitude

Solitude, (Foto: Istimewa)
Solitude, (Foto: Istimewa)

Oleh: Tan Hamzah

Sunyi ialah keramaian paling serius

Tanpa kehadiran mulut dan telinga

Ia meledak di kepala, bagai karnaval yang penuh sesak

Kesunyianku adalah kesendirian

Yang tak pernah selesai ditulis

Sunyi selalu menjadi sunyi

Tak mau menjelma kata

Diantara kerumunan yang liar di kepala

Kau satu-satunya yang lancang

Selalu tampil sebagai orator

Baca juga  Kapolres Probolinggo Cek SPPG Maron, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal

Tampil sebagai pusat perhatian

Engkau adalah kesunyian paling dalam

Setelah mencintaimu,

Kesepian memberontak

Menginginkan kemerdekaan dari bayanganmu

Bekas senyum, dan lekat ingatan saat kau duduk disampingku

Tak pernah bisa dihapus, permanen

Ketika kusembunyikan cinta

Rindu tak bisa bekerja sama

Ia telah memberi tahu semua orang

Bahwa kau sebenarnya yang sembunyi dalam diriku

Baca juga  10 Momen Romatis Rezky Aditya Lamar Citra Kirana

Bukan diriku yang sembunyi diantara sudut dunia

Ketika aku diam, bisu, dan menghindar

Kau selalu mengagetkan aku

Jangan sembunyi disini!!

Atau kamu ketahuan!!

Aku bisa berbohong, mengatakan aku tidak mencintaimu lagi

Tetapi, hanya beberapa hari saja

Kesunyian kini menjadi teman yang jujur

Saat kau pergi dari fakta

Tetapi hidup dalam fiksi

Dan bermukim dalam kesunyian ini

Semakin sunyi ini sunyi

Semakin manja dirimu disini

Cinta selalu sederhana

Tanpa kehadiranmu

Cinta selalu rumit

Untuk diucap

Dan kini

Kau sunyi paling berisik dalam kepalaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *