Daerah  

Masyarakat Jogja Di Hebohkan Dengan Spanduk Radikalisme

Masyarakat Jogja Di Hebohkan Dengan Spanduk Radikalisme
Masyarakat Jogja Di Hebohkan Dengan Spanduk Radikalisme

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-Masyarakat Jogja menolak atas perilaku para kelompok Radikalisme yang melakukan pencarian dana melalui kotak amal di beberapa tempat di seluruh Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tentu masyarakat Yogyakarta diherankan dengan beberapa spanduk yang berjejer di daerah sepanjang jalan Yogyakarta. Tak lain itu hanya bentuk sifat nasionalisme kita terhadap NKRI.

Sebelumnya, para kelompok radikalisme yang mencari dana melalui kotak amal itu bernama Hilal Ahmar. Yang mana, kotak itu disebar di beberapa warung, toko di seluruh daerah di Yogyakarta.

“Maka dari itu kita selalu masyarakat harus sadar akan semua hal itu, karena kalau kita tanpa sadari itu akan terus akan berkembang di Jogja,” ujar salah satu masyarakat pada 28/02/22 dini hari.

Baca juga  Emis Sering Maintenance, Para OPM Berburu Durian

Alasan memasang selembaran spanduk atas penolakan terhadap kotak amal itu tak lain hanya ingin menyadarkan masyarakat yang belum sadar akan hal itu.

Bershodaqoh dan membagikan sebagian rejeki seseorang memang hal yang baik. Karena kita selaku umat muslim selalu membantu orang yang lagi membutuhkan.

Adapun tempat untuk memasang spanduk penolakan itu ada di beberapa titik di seluruh daerah Jogja khususnya di Daerah Bantul, Sleman dan kota. Hal itu merupakan responsif terhadap kelompok Radikalisme maupun terorisme.

Kotak amal itu di daerah Yogyakarta ada 3, yang mana Abdurrahman Bin Auf, Dan Syam Organizer yang mana para koordinator para pengumpul dana itu sudah di tangkap oleh Densus 88.

Baca juga  Ansor Kraksaan Gelar BMX Night Race untuk Wadah Kreativitas Pemuda

Pasalnya, masyarakat yang tidak sadar pasti akan bertanya apa fungsi dari spanduk itu dan nama Hilal Amar tanpa masyarakat tau sudah sering berjumpa di beberapa Warung Maupun Toko yang di bentuk dengan kotak amal.

Padahal itu semua demi kebaikan bersama selaku masyarakat yang sadar akan sifat sekelompok Radikalisme dan terorisme agar tidak mudah di doktrin oleh kelompok mereka.

Radikalisme dan terorisme di Indonesia sudah banyak melakukan doktri-doktri terhadap masyarakat Indonesia khususnya pada masyarakat Jogja. Spanduk itu mencoba untuk menyadarkan masyarakat agar selalu berhati-hati.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *