Ahirnya! MUI Setuju Ahok Menjadi Bos BUMN, Ini kata Anwar Abbas

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnamo alias Ahok mendapat mandat dari Jokowi untuk menjadi direksi BUMN. Pasalnya, MUI mendukung hal itu semua. Sebab, tidak ada dasar yang bersebrangan ketika Ahok menjadi BUMN.

Sebelumnya sudah ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yang mengatakan bahwa tidak ada masalah jika mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnamo alias Ahok menjadi bos di salah satu perusahaan BUMN.

Dia, menambahkan bahwa semua pihak tak punya dasar untuk menghalangi Ahok menjadi petinggi di perusahaan plat merah sebagaimana diwacanakan Presiden Joko Widodo tersebut. Jadi tidak ada masalah ketika Ahok menjadi BUMN.

Sebelumnya, Meskipun MUI pernah mengeluarkan fatwa bahwa Ahok terbukti melakukan penistaan agama, Anwar mengingatkan Ahok sudah menjalani hukuman atas perbuatannya tersebut.

Baca juga  “Manuskrip Lisan yang Terbungkam” Setangkai Tema Lomba Baca Puisi di Festival Seni UNY 2015

“Kalau Ahok menista agama itu sudah jelas. Tapi dia kan sudah dihukum. Kecuali kalau nanti dia menista agama lagi,” ujar Anwar kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/11).

Atas dasar itu ia mengaku tak ada yang salah dari kemungkinan Ahok menjabat komisaris maupun direktur utama salah satu BUMN. Ia malah heran jika ada yang menghambat atau menghalangi Ahok berkarir di sana.

Baca juga  Soal Fatwa Haram Netflix, MUI; Belum Membahas Jauh

“Kalau misalnya Ahok dikasih jabatan komisaris atau dirut BUMN sih sah-sah saja. Atas dasar apa menghambat atau menghalangi Ahok?” kata Anwar.

Baca juga  Atta Halilintar Pamit Dari YouTube

Anwar mengatakan setiap warga negara berhak bahkan berkewajiban untuk berkontribusi terhadap negara. Dan dalam hal ini Ahok bisa memberikan kontribusinya terhadap negara.

“Begini ya, kita tidak boleh membenci orang. Karena dia pernah bersalah lalu kita benci seumur hidup, nggak boleh. Dia sudah mengaku salah, sudah jalani hukuman, tapi kok masih dibenci,” kata dia kembali.

Sekadar informasi MUI pernah mengeluarkan fatwa bahwa Ahok menista agama terkait pernyataannya soal surat Al-Maidah ayat 51 dalam kunjungannya ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 2016. Soalnya, Ketua MUI Ma’aruf Amin saat itu bahkan sempat menjadi saksi. memberatkan bagi Ahok di persidangan. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Kementrian ESDM Mengeluarkan Peta Rawan Bencana Gunung Semeru

PILIHANRAKYAT.ID, Dalam rangka mengurangi resiko bencana geologi khususnya akibat letusan Gunung Api Semeru, Badan Geologi, cq. Pusat...

Mendagri Minta Kepri Tetap Kendalikan Pandemi

PILIHANRAKYAT.ID, Batam - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah di Provinsi Kepulauan...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...