Ahirnya! PDI-P Bongkar Semua Kebohongan Novel Baswedan

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Politisi PDIP Dewi Tanjung, membongkar semua kasus Penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan. Pasalnya, Dewi melaporkan penyidik senior KPK itu ke Polda Metro Jaya.

Seperti yang dilansir oleh Kumparan.com pada, Rabu (6/11) kemaren, Dewi Tanjung mengataka bahwa Novel dinilai menyebarkan berita bohong soal rekayasa kasus penyerangan dengan air keras.

“Saya melaporkan Novel Baswedan penyidik KPK terkait dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras,” ucap Dewi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/11).

Sebelumnya, Dewi sudah mencurigain bahwa ada beberapa hal yang ia nilai janggal dalam kasus itu. Atas dasar itulah, ia berani menyebut kasus penyiraman terhadap Novel merupakan rekayasa atau dibuat-buat.

“Ada beberapa hal yang janggal dari semua hal yang dialami dari rekaman CCTV dia dari bentuk luka, dari perban, kepala yang diperban tapi tiba-tiba mata yang buta, gitukan,” kata dia.

Baca juga  Mahasiswa Dukung Omnibus Law Untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Dewi sempat bercerita tentang sosok dirinya yang merupakan orang seni. Dewi begitu faham adegan yang diperagakan dalam suatu filem-filem. “Saya orang seni, saya juga biasa beradegan. Orang kalau sakit itu tersiram air panas reaksinya tidak berdiri tapi akan terduduk jatuh terguling-guling itu yang saya pelajari dan tidak ada di situ reaksi dia membawa air untuk disiramkan,” tambahnya.

Baca juga  Empat Tahun Jadi Menteri, Susi Tenggelamkan 488 Kapal Illegal Fishing

Dewi mengatakan, dalam kasus ini saat seseorang terkena air keras tentu akan menyiramnya dengan air. Tapi, hal itu tidak dilakukan Novel. Ia juga menyebut, jika yang disiram ke arah Novel merupakan air keras tentu kulit Novel juga akan mengalami luka.

Baca juga  Buku Dwi Bahasa "17.000 Islands of Imagination” Diluncurkan di Yogyakarta

“Faktanya kulit Novel kan enggak apa-apa, hanya matanya. Yang lucunya kenapa hanya matanya sedangkan kelopaknya, ininya semua tidak,“ imbuhnya.

Tak hanya itu Dewi juga meragukan hasil medis di RS Singapura. Ia pun meminta dokter di Indonesia ikut membentuk tim untuk menyelidikinya. “Saya ingin kebenaran aja, keyakinan saya ingin buka fakta kebenaran dan ini semua demi kebaikan rakyat,” jelasnya.

Laporan polisi itu tertuang pada nomor LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Krimsus. Dewi melaporkan Novel atas dugaan melanggar Pasal 26 ayat (2) junto Pasal 45 A Ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Bocil Top Up Voucher Game Online 800 RB; KPAI Serukan Lindungi Anak Dari Pengaruh Game Online

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Di media sosial (medsos) viral video diduga orang tua sedang memarahi kasir minimarket Indomaret karena anaknya...

Serangan Hamas Tewaskan 2 Warga Israel; PM Israel Murka

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza kian intens. Gempuran roket yang ditembakkan Hamas...

Kaukus Muda PPP: Penyerangan di Masjid Al Aqsha adalah Bentuk Kekejaman Negara Apartheid Israel

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP Aas Subarkah mengutuk keras aksi pengusiran paksa warga Palestina di...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...