Apa!!! Kades Pondok Kelor Mau “Berenang”?

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Paiton-Lagi-lagi bencana banjir menjadi ancaman bagi masyarakat di Desa Pondok Kelor Paiton. Seminggu yang lalu Desa Pondok Kelor juga mengalami banjir tepatnya di Dusun Mandaran Blok Tambaan RT. 20/RW. 10.

“sangat disayangkan kinerja Kepala Desa disini (Pondok Kelor; Red) yang mengentengkan bencana banjir” ungkap Khofifi yang ruamahnya terdampak banjir saat diwawancari oleh wartawan Pilihanrakyat.id, Paiton (28/02/2020)

Moh Mulud yang merupakan Kepala Desa Pondok Kelor mengatakan bahwa banjir tersebut sudah biasa terjadi dan durasinya tidak lama.

“sudah biasa terjadi, namun durasinya tidak lama. Untuk mengatasi hal ini, Minggu (23/2) kami akan kerja bakti membersihkan sungai itu” ujar Mulud sebagaimana dilansir di Radar Bromo, Minggu (23/02/2020).

Baca juga  Probolinggo Sampai Jogja Berduka

Banjir yang melanda Desa Pondok Kelor tidak hanya di Blok Tambaan saja akan tetapi Blok Klobungan juga terdampak banjir,  Klobungan sudah menjadi langganan Banjir saat hujan datang.

“Masyarakat punya hak untuk menjalani hidup dengan tenang. Pihak pemerintah desa seharusnya memperhatikan semua masyaraakat yang berada di wilayahnya, tanpa memandang jarak dan kelompok” ungkap Khoirul Imam via WhatsApp

“terkait banjir di desa kami (Pondok Kelor; Red) seharusnya saluran Air dibenahi sehingga tidak terjadi banjir yang meresahkan masyarakat dan dapat melumpuhkan perekonomian masyarakat setempat” tambahnya.

Baca juga  Tamu Air Banjir Menghapiri Jakarta, Anies; Ini Air Lokal Bukan Kiriman
Baca juga  Sejumlah Kampus di Malang Deklarasi Pemilu Damai Tanpa Hoaks dan Politik Uang

Bencana banjir yang terjadi di Pondok Kelor telah merugikan puluhan juta, sebab banjir telah merusak tambak yang dimiliki oleh masyarakat setempat.

“Tambak 3 empang gagal panin gara-gara banjir. Saya berharap kepala desa tidak hanya ngomong saja untuk memperbaiki selokan. Masak dana desa tidak cukup untuk memperbaiki saluran air yang ada di Desa ini (Pondok Kelor; Red)” jelas Khofifi

“kecuali kepala desanya mau berenang, ya nggak usah diperbaiki saluran airnya” tegasnya

Masyarakat sangat berharap perangkat desa secepatnya memperbaiki semua saluran air khususnya di Desa Pondok Kelor yang menjadi langganan Banjir

“kami masyarakat Pondok Kelor sangat berharap kepala desa benar-benar menangani dengan serius terkait bencana banjir ini” kata Bahrul Ulum (Cipto/PR)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Bocil Top Up Voucher Game Online 800 RB; KPAI Serukan Lindungi Anak Dari Pengaruh Game Online

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Di media sosial (medsos) viral video diduga orang tua sedang memarahi kasir minimarket Indomaret karena anaknya...

Serangan Hamas Tewaskan 2 Warga Israel; PM Israel Murka

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza kian intens. Gempuran roket yang ditembakkan Hamas...

Kaukus Muda PPP: Penyerangan di Masjid Al Aqsha adalah Bentuk Kekejaman Negara Apartheid Israel

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP Aas Subarkah mengutuk keras aksi pengusiran paksa warga Palestina di...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...