PILIHANRAKYAT.ID, Arief Puyono mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk Badan Krisis Percepatan Perdamaian (BKPP) di Papua agar segera bisa menciptakan ketenangan dan kedamaian masyarakat di Papua.
Diketahui, kasus rasisme yang melanda masyarakat Papua sampai kini belum ada titik terang, gelombang kekecewaan mereka terus ditumpahkan di jalan-jalan Ibu Kota dengan suara lentang “kami bukan bangsa monyet, kami manusia”.
Menurut Arief, Badan ini harus berisikan tokoh masyarakat di Papua, Rohaniawan-Rohaniawan yang ada di Papua, mahasiswa-mahasiswa lokal di Papua, Akademisi Kampus di Papua, TNI, Polri, Kepala Daerah dan Lembaga Lembaga Swadaya masyarakat di Papua, Komnas HAM dan yang langsung dalam kendali Presiden Joko Widodo.
Dengan begitu, kasus rasisme yang melanda masyarakat Papua tidak terlalu larut dan tidak semakin dalam masyarakat Papua menelan pil pahit kekecewaan.
“Ini penting, agar bisa secara transparan untuk mendudukkan persoalam Papua secara terang benderang, agar tidak pula ada kecurigaan pada masyarakat Papua terhadap keadaan yang sebenarnya sedang terjadi,” jelas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyono.
Tidak cukup dengan kasus yang terjadi hari ini, BKPP akan menjadi tempat rembuk segela persoalan Papua dan solusi untuk kedepannya jika terjadi kasus serupa melanda masyarakat Papua.
“Badan ini nantinya bisa menjadi Badan untuk membahas persoalan persoalan yang terjadi di Papua dan persoalan yang dialami kawan kawan Papua di luar Papua, bahkan badan ini bisa dijadikan pusat informasi yang jelas dan tepat bagi persoalan persoalan dimasyarakat Papua” tegas Arief (Noeris/PR.ID)




