News  

Surat Ad Dhuha, Rahasia dan Dahsyatnya Surat Pembawa Rejeki

surat ad dhuha, (Foto by: pilihanrakyat.id/dok.net)
surat ad dhuha, (Foto by: pilihanrakyat.id/dok.net)

PILIHANRAKYAT.ID, Surat Ad Dhuha termasuk dalam golongan surah Makkiyah, surat ke-93 dalam Alquran, dan terdiri dari 11 ayat. Ad-Dhuha diambil dari ayat pertama surat Ad Dhuha yang artinya “waktu matahari sepenggalahan naik”.

Surat Ad Dhuha diyakini sebagai surat dicukupkannya rezeki. Disebutkan, surat Ad Dhuha merupakan surat pembawa banyak rezeki.

Ad Dhuha menerangkan tentang pemeliharaan Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW dengan cara yang tak putus-putusnya, larangan berbuat buruk terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta. Serta perintah supaya kita mensyukuri semua nikmat Allah SWT.

Surat Duha selalu dibaca pada saat kita menjalankan ibadah Sholat Dhuha. Menunaikan ibadah sholat Dhuha secara rutin sangatlah bagus. Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan ketika matahari sedang naik. Kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu zuhur.

Baca juga  PKB DIY Peringati Harlah, Cak Imin: Krisis Pendidikan Karena Pandemi Akan Mengakibatkan The Lost Generations

1. Senilai 360 Sedekah

“Di dalam tubuh manusia terdapat tiga ratus enam puluh sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?”

Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua rakaat Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud).

2. Mencukupi Kebutuhan 

Allah Ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).

Baca juga  DPRD Probolinggo Gelar Rapat Paripurna, Sekda Sampaikan Jawaban Bupati dan Bentuk Pansus Tiga Raperda

3. Ghanimah (Harta Rampasan Perang) Terbanyak dari Sholat Dhuha

Nabi Muhammad bersabda, “Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan sholat dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak, dan kembalinya lebih cepat.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan shahih).

4. Dicukupkan Rezekinya

“Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rekaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan mencukupimu di akhir harimu” (HR. Abu Darda).

5. Diampuni Segala Dosanya

“Orang yang sholat dhuha akan di ampuni dosa-dosanya oleh Allah, barang siapa yang selalu mengerjakan sholat dhuha niscaya akan di ampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan” (HR.Tarmidzi). (Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *