PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bergerak cepat membantu warga terdampak kebakaran di Jalan Karanglo RT 04 RW 05 Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial (Dinsos) melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan pemerintah kelurahan, bantuan logistik disalurkan kepada korban pada Sabtu (20/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada dua keluarga yang terdampak, yakni Muhammad dan Sadi. Keduanya menjadi korban setelah rumah mereka terbakar pada Jumat (19/6/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Sejumlah kebutuhan dasar disalurkan untuk membantu korban menjalani masa tanggap darurat. Bantuan itu berupa lauk-pauk, paket kebersihan, hygiene kit, selimut, perlengkapan makan, sandang, hingga terpal.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
“Begitu menerima laporan terjadinya kebakaran, seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat hingga penyaluran bantuan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban,” ujar Oemar.
Menurut dia, kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah warga. Berdasarkan hasil informasi di lapangan, api pertama kali muncul dari rumah milik Muhammad yang saat kejadian dalam kondisi kosong.
Pemilik rumah diketahui sedang bekerja di luar daerah, sedangkan istrinya berada di pasar tradisional. Petugas pemadam kebakaran Pos Kraksaan kemudian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Penanganan kebakaran juga melibatkan armada pemadam dari Pos Condong dan Pos Paiton. Berkat kerja sama petugas dan warga sekitar, api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman sekitar pukul 20.40 WIB.
Oemar mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam proses penanganan, mulai dari petugas pemadam kebakaran, Tagana, pemerintah kelurahan, hingga masyarakat yang membantu di lokasi.
Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Menurutnya, laporan cepat saat terjadi kondisi darurat menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.




