Daerah  

KPU dan Pemkot Probolinggo Teken Nota Kesepahaman, Siapkan Pemilu 2029 Sejak Dini

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo mulai memperkuat konsolidasi demokrasi menjelang Pemilu 2029. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo, Senin, 15 Juni 2026.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari pihak KPU hadir Ketua KPU Kota Probolinggo Radfan Faisal bersama anggota KPU Viki Hamzah, Ilmiyah, Mat Rosit, dan Zainal Abidin.

Ketua KPU Kota Probolinggo Radfan Faisal mengatakan nota kesepahaman tersebut tidak sekadar berkaitan dengan aspek administratif dan akuntabilitas kinerja. Menurut dia, kerja sama itu merupakan langkah strategis untuk membangun kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

Baca juga  Satpol PP Mengamankan Pemuda Yang Pesta Miras

“Administratif hanya pintu masuknya. Sementara esensinya adalah kolaborasi berkelanjutan, kepastian langkah bagi tim teknis, dan komitmen untuk menghasilkan dampak nyata,” kata Radfan dalam sambutannya.

Radfan menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup tiga ruang lingkup utama dengan total 12 program kegiatan. Program tersebut meliputi dukungan perencanaan dan pelaksanaan Pemilu serta Pilkada, sosialisasi kepemiluan, pendidikan pemilih, peningkatan partisipasi masyarakat, hingga kegiatan lain yang berkaitan dengan penguatan demokrasi di daerah.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman tersebut. Ia menilai kerja sama antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu menjadi bagian penting dalam mendukung proses konsolidasi demokrasi yang berkelanjutan di Kota Probolinggo.

Baca juga  Tiga Kepala Daerah di Jatim Terjerat Korupsi, Khofifah: Jaga Pemerintahan Bersih

“Ini sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan dukungan pada proses konsolidasi demokrasi di Kota Probolinggo. Karenanya penting sekali bagi kedua belah pihak untuk menindaklanjuti nota kesepahaman ini,” ujarnya.

Aminuddin menambahkan, sedikitnya 14 OPD terlibat dalam rencana kerja yang telah disusun bersama KPU. Karena itu, para kepala OPD dan camat dihadirkan dalam forum tersebut agar memahami peran masing-masing serta turut mengawal pelaksanaan program yang telah disepakati.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Ketua KPU Kota Probolinggo Radfan Faisal, disaksikan seluruh undangan yang hadir. Kesepakatan itu menjadi langkah awal sinergi kedua lembaga dalam mempersiapkan tahapan Pemilu 2029 yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *