Kunjungan Ke Yogyakarta, Airlangga Bertemu Buya Syafii

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-Buya Syafii Ma’arif menerima kunjungan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dikediamannya, Nogotirto, Gamping, Sleman. Dalam pertemuan itu, tampak hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang juga politikus Partai Golkar. Ketiganya melangsungkan diskusi selama kurang lebih satu jam.

Setelah duduk bersama, Airlangga mengaku kepada wartawan bahwa pertemuan ini sebatas silaturahmi semata. Sementara disisi lain Buya mengatakan pertemuan membahas krisis kenegarawanan yang melanda Indonesia.

Ia berpendapat, masalah politik dan masalah bangsa yang masih menghantam Indonesia karena sistem kabinet presidensial yang malah terasa seperti parlementer. Hal ini disebabkan keberadaan partai-partai yang memiliki kepentingan masing-masing.

Baca juga  8 Juta Bahan Baku Vaksin: Airlangga Pemerintah Siap Vaksinasi Seluruh Masyarakat Indonesia

“Walau namanya kabinet presidensial, tapi kan partai partai, partai-partai itu haluan tidak sama, mereka punya kepentingan, strategi masing-masing. Ini karena presidensial tapi terasa seperti parlementer, itu sulit sekali, sangat sulit,” kata Buya, Sabtu (19/6).

Meski begitu, Buya mengingatkan kalau itu semua merupakan hasil dari proses politik yang kita lalui, sehingga harus bisa diterima. Karenanya, ia menekankan, yang terpenting kesetiaan kepada bangsa ini jangan sampai lemah apalagi berkurang walau sedikitpun.

Kepada Airlangga, Buya juga mengaku sudah berpesan agar mampu menimbulkan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme. Ia turut mengingatkan pesan Pasal 33 sebagai landasan perekonomian dan sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga  Presiden Jokowi Memberikan Bantuan Kepada Masyarakat Ambon Dan Wamena
Baca juga  Airlangga Nahkoda Hebat Golkar.

“Sejak kita merdeka itu masih menggantung di awan tinggi sampai hari ini, tujuan kemerdekaan kan itu,” ujar Buya.

Ketika ditanya apakah kunjungan itu turut membahas Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Buya mengaku tidak ada pembahasan tersebut. Buya menekankan, diskusi hanya seputar masalah politik dan masalah bangsa yang masih dihadapi Indonesia hari ini.

“Ndak lah ndak, ndak ada,” kata Buya.

(RED/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Ketua PCNU Jakarta Pusat Lantik Seluruh Pengurus MWCNU Dan Ranting NU

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat Gus Syaifuddin melantik langsung seluruh pengurus...

Catatan Merah 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-2 tahun Jokowi-Ma'ruf Amin memimpin Indonesia atas nama kabined maju. Akan tetapi dalam periode kedua ini,...

Rayakan Hari Santri Nasional, Kemenag Gelar Pameran Pesantren Vitual

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Kementerian Agama menggelar Pameran Pesantren Virtual (Pesantren Virtual Exhibition). Pameran ini dalam rangka Peringatan Hari...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...