Malam Bersandar Di Bola Mata Mu (Sajak-sajak Tan Hamzah)

Malam di mata mu (foto: ist)
Malam di mata mu (foto: ist)

XXXXX

Adalah subuh ritmis
Beserta sayap kembar, yang dibentang daun dan dingin
Juga adzan yang bersahutan
Dan aku pulang
Dari kantor yang terlalu memuakkan
Serta puisi yang berbaris hendak upacara
Menyambut fajar merah
Yang kau jahit semalaman
Di hati yang keropos

Hari apa ini?
Aku lupa

Malam bersandar di bola matamu

Baca juga  Seyum keabadian

Malam
Tirai bulu matamu
Yang mengedip sesaat
Melihat sekelas diriku

03:00

Kota mulai lelap
Hanya kelip lampu jalan yang masih setia
Pada bahu malam

Kedai yang tutup sebagian
Sebagian lagi terbuka, demi menghormati pelanggan yang baru saja pergi

Katanya, jam segitu tak menggiurkan
Katanya, jam yang tak menguntungkan

Hanya pemabuk tuhan
Yang sanggup memikul
Beratnya waktu itu

Baca juga  Budaya Budaya

Dilema antara malam atau pagi
Tidur atau terjaga
Sebuah wajar
Bagi yang sedang kasmaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *