Daerah  

Pelantikan GP Ansor Kraksaan, Musaffa Safril Minta Program Kerja Tak Sekadar Seremonial

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kraksaan masa khidmat 2025-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan di Gedung Islamic Center Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Ahad malam, 23 Agustus 2026. Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Musaffa Safril meminta pengurus baru tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Musaffa mengatakan pelantikan merupakan awal dari pelaksanaan amanah organisasi. Karena itu, pengurus baru harus segera menerjemahkan amanah tersebut ke dalam program yang nyata dan memberi dampak bagi kader serta masyarakat.

“Yang paling penting adalah menghasilkan program kerja yang nyata dan berdampak langsung,” kata Musaffa.

Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi yang berkelanjutan. Menurut dia, setiap bidang dalam kepengurusan memiliki mandat untuk mendakwahkan nilai-nilai Nahdlatul Ulama kepada generasi muda sesuai dengan bidang masing-masing.

Musaffa mencontohkan kader yang bergerak di sektor pertanian dan nelayan. Mereka, kata dia, harus mampu hadir membantu menjawab persoalan dan keluhan masyarakat yang berkaitan dengan bidang tersebut.

Pelantikan dihadiri jajaran pengurus PC GP Ansor Kraksaan, Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, perwakilan pemerintah daerah, serta sejumlah tamu undangan.

Baca juga  Regulasi Daerah Diperkuat, DPRD Probolinggo Sahkan Lima Perda 2025

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Abd. Rahman mengatakan kaderisasi menjadi salah satu fokus utama kepengurusan masa khidmat 2025-2029. Ia mendorong sistem kaderisasi yang lebih terarah dan sistematis untuk merekrut serta mencetak kader baru Ansor dan Banser.

Menurut Abd. Rahman, pola kaderisasi dapat mengacu pada sistem yang diterapkan PW GP Ansor Jawa Timur. Dengan pola tersebut, regenerasi organisasi diharapkan berjalan secara berkelanjutan.

Selain kaderisasi, Abd. Rahman meminta seluruh pengurus memurnikan niat dalam menjalankan khidmah. Ia berharap kader tidak terlalu sibuk memikirkan afiliasi politik, melainkan fokus membesarkan organisasi serta memberikan pengabdian kepada NU dan masyarakat.

“Kita perlu mencari langkah konkret untuk menciptakan kemandirian organisasi,” ujarnya.

Ia mengatakan agenda kemandirian organisasi akan dibahas lebih lanjut melalui rapat kerja. Menurut dia, organisasi membutuhkan langkah nyata agar tidak hanya kuat dalam kaderisasi, tetapi juga mampu menjalankan program secara mandiri.

Abd. Rahman juga mengajak kader Ansor membangun sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Probolinggo. Kritik terhadap berbagai kekurangan, kata dia, tetap diperlukan, tetapi harus disampaikan secara baik dan konstruktif.

Baca juga  GP Ansor Kraksaan dan Unuja Jajaki Kolaborasi Bangun Ekosistem Digital NU

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Chafidzul Hakim Noer atau Gus Hafidz mengingatkan pentingnya menjaga kemandirian sekaligus memastikan keberadaan NU memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Gus Hafidz juga mengajak kader dan tamu undangan mendoakan kelancaran Muktamar NU ke-35 di Tambakberas. Ia berharap siapa pun yang mendapat amanah nantinya merupakan sosok terbaik yang mampu membawa kemajuan bagi NU dan Indonesia.

Dalam rangkaian pelantikan, PC GP Ansor Kraksaan turut meluncurkan website sistem informasi administrasi. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital.

PC GP Ansor Kraksaan juga menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Universitas Nurul Jadid. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan perguruan tinggi.

Dengan kepengurusan baru masa khidmat 2025-2029, GP Ansor Kraksaan diharapkan tidak sekadar memperkuat struktur organisasi. Kaderisasi, kemandirian, digitalisasi, dan program yang berdampak menjadi pekerjaan yang harus segera dibuktikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *