PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Pertamina Patra Niaga menambah pasokan sebanyak 922.680 tabung elpiji 3 kilogram di Jawa Timur selama periode libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya aktivitas perayaan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan tambahan pasokan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi elpiji yang biasanya terjadi saat momentum keagamaan dan libur nasional.
“Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat sehingga masyarakat dapat menikmati momen perayaan kali ini dengan tenang,” kata Ahad dalam keterangannya di Surabaya, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut Ahad, kebutuhan elpiji diperkirakan meningkat seiring pelaksanaan berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pengajian, pawai budaya, hingga kegiatan sosial yang menjadi tradisi dalam peringatan Tahun Baru Islam.
Meski terjadi peningkatan kebutuhan, Pertamina memastikan stok elpiji di Jawa Timur berada dalam kondisi aman. Perusahaan juga menyiagakan seluruh infrastruktur distribusi dan personel di lapangan untuk menjaga kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat.
“Pertamina menyiagakan personel di lapangan guna memastikan penyaluran elpiji berjalan lancar,” ujarnya.
Ahad mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ia menegaskan ketersediaan elpiji telah diperhitungkan sesuai kebutuhan selama masa libur. Selain itu, masyarakat juga diminta menggunakan elpiji bersubsidi 3 kilogram sesuai peruntukannya, yakni untuk kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Selain menjamin pasokan elpiji, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur tetap aman. Untuk menjaga keandalan pasokan, perusahaan melakukan penambahan stok sesuai kebutuhan, pemeriksaan fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) secara intensif, serta pengawasan terhadap kuantitas dan kualitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat.




